detikNews
Senin 21 Oktober 2019, 00:45 WIB

Ini Cerita Empat Pendaki yang Selamat Dari Kebakaran Gunung Ranti

Ardian Fanani - detikNews
Ini Cerita Empat Pendaki yang Selamat Dari Kebakaran Gunung Ranti Dua pendaki yang selamat (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Empat pendaki terjebak saat terjadi kebakaran Gunung Ranti. Lisa Miliana (19), Azzamylah (20) dan Fajar Sulaiman (20) asal Kabupaten Jember serta Thayib Hidayat (20) dari Malang berhasil diselamatkan.

Mereka kemudian dievakuasi di Rest Area Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Minggu (20/10/2019).

Ada moment haru, saat Tim SAR berhasil mengevakuasi keempat mahasiswa Universitas Jember (Unej) ini ke Rest Area Tamansari. Memey, orang tua Lisa langsung memeluk dan menciumi buah hatinya tersebut.

"Selamet anakku. Satu-satunya anak yang aku banggakan," ungkap Meme sembari meneteskan air mata sebagai rasa sukur.

Memey lantas menyampaikan rasa terima kasih tak terhingga kepada Tim SAR Gabungan yang sudah menyelamatkan anaknya beserta 3 orang pendaki lainnya.


Dua pendaki yang selamatDua pendaki yang selamat Foto: Ardian Fanani

"Terima kasih yang banyak yang tak terhingga bisa menyelamatkan anak saya," imbuhnya.

Empat pendaki ini harus mengalami hari yang mencekam kurang lebih selama 24 jam, hingga akhirnya mereka ditemukan dan diselamatkan oleh Tim SAR Gabungan.

"Kami naik jam 10.30 WIB. Saat itu sudah ada api, tapi bukan di daerah Gunung Ranti," kata Lisa Miliana saat ditemui usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Rest Area Licin.

Keempat mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Jember ini semula berencana menginap di puncak Gunung Ranti. Namun saat hendak mendirikan tenda, tiba-tiba angin kencang muncul.

"Akhirnya tidak jadi, karena khawatir patah," ungkapnya.

Situasi semakin mencekam, ketika kobaran api yang semula berada jauh dari jalur pendakian tiba-tiba membakar hangus sisi sebelah barat Gunung Ranti.


"Kita panik. Jadinya terus naik ke atas," aku Lisa.

Mereka berempat akhirnya berinisiatif untuk menghubungi salah satu relawan kebencanaan. "Sempat ada sinyal dan hubungi teman relawan. Tapi sinyalnya hilang-hilangan. Saat itu kita diminta tidak bepindah lokasi untuk mempermudah pencarian," tuturnya.

Lisa dan ketiga kawannya tersebut akhirnya memanfaatkan cahaya senter yang mereka bawa untuk memberikan titik lokasi kepada relawan yang berada di lereng Gunung Ranti.

Mereka berempat akhirnya bertahan dengan bekal seadanya, sembari menunggu pertolongan dari Tim SAR. "Tadi malam kami sempat minum energen dan tidur. Tapi karena perbekalan habis sempat lemas juga," imbuhnya.

Sementara itu, Fajar Sulaiman mengatakan, mereka bertemu dengan tim evakuasi di sekitar pos 3 Gunung Ranti. Pos 3 ini berada di area puncak Gunung Ranti.

Dia bersyukur selama terjebak kebakaran semua dalam kondisi baik-baik saja. Padahal mereka sempat kehabisan air. "Semua dalam kondisi sehat. Hanya ada satu yang lemes karena kekurangan air," terang Fajar.




video saat Gunung Ranti Terbakar, Kawah Ijen Ditutup:

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com