detikNews
Jumat 18 Oktober 2019, 08:40 WIB

Gubernur Khofifah Ingatkan ASN Selalu Layani Masyarakat

Hilda Meilisa - detikNews
Gubernur Khofifah Ingatkan ASN Selalu Layani Masyarakat Gubernur Khofifah/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Gubernur Khofifah Indar Parawansa membuka pembekalan pelatihan dasar (Latsar) untuk 1962 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Jatim Tahun 2018. Khofifah mengingatkan ASN harus selalu menanamkan jiwa melayani masyarakat.

Khofifah menambahkan ASN wajib memiliki jiwa yang melayani masyarakat dengan baik. Jiwa melayani ini harus tertanam dalam hati. Karena, ketika jiwa melayani sudah tertanam di hati, maka segala sesuatu yang akan dilakukan kepada masyarakat menjadi tulus ikhlas.

"Menjadi ASN harus siap memiliki jiwa sebagai pelayan. Kalau itu yang dilakukan kita tidak akan merasa diri kita paling tinggi dan segala tugas tidak menjadi beban tetapi hal tersebut menjadi bagian dari pengabdian dalam kehidupan, " kata Khofifah di Surabaya, Jumat (18/10/2019).

Khofifah menambahkan pelayanan yang dilakukan di Jatim harus bisa dilakukan lebih cepat, efektif efisien juga tanggap, transparan, acountable dan responsif atau CETTAR. Khofifah ingin jangan sampai para ASN ini terjebak pada rutinitas institusinya saja.


Menurutnya, layanan yang diberikaan kepada masyarakat harusnya sudah lintas dinas, kementerian atau lembaga. Misalnya, dalam penanganan Karhutla, tidak bisa diselesaikan oleh BPBD atau Dinas Sosial saja. Namun juga Dinas Kesehatan, dinas kehutanan, atau Dinas PUPR juga memiliki keterkaitan.

"Kita punya tugas mewujudkan masyarakat Jawa Timur yang adil, sejahtera, unggul dan berakhlak sebagaimana visi dalam RPJMD. Maka untuk mewujudkannya kita butuh kerja sama dan kolaborasi lintas lini baik kementrian/lembaga maupun dinas. Bisa juga dengan pihak luar negeri, dunia usaha dan industri serta elemen strategis lainnya," tambahnya.

Khofifah ingin dari bekerja bersama akan timbul kebersamaan semua pihak untuk memberikan layanan secara cepat atau Quick Respon dari masalah yang terjadi. Sehingga berbagai upaya percepatan mewujudkan kesejahteraan masyarakat bisa diwujudkan.

Di kesempatan yang sama, Khofifah meminta para ASN untuk ikut menjadi perekat kesatuan dan persatuan bangsa. Pihaknya juga ingin pola tatanan pemerintahan secara partisipatoris inklusif dapat diterapkan oleh semua OPD.


"Saya ingin pastikan bahwa ASN Pemprov Jatim tidak terkotak-kotak dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pegang teguh korp ASN Pemprov. Pegang teguh jati diri bangsa yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. ASN Pemprov harus siap menjadi garda terdepan mengawal NKRI," jelasnya.

Sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim, Indra S. Ranuh mengatakan tujuan dari Latsdar ini untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi.

Sebelumnya, Latsar CPNS Golongan II dan III Tahun 2019 di lingkungan Pemprov Jatim dilaksanakan selama 51 hari. Sebanyak 21 hari pembelajaran dalam kelas dan 30 hari di luar kelas.

Nantinya, para CPNS ini akan mengikuti Latsar dengan pola penyelenggaraan pelatihan yang memadukan klasikal dan nonklasikal dengan kompetensi sosial kultural dan kompetensi bidang.




Tonton juga video Agus Rahardjo Soal KPK Jadi ASN: Transisinya Sangat Lama:

[Gambas:Video 20detik]




(hil/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com