detikNews
2019/10/16 19:15:41 WIB

Pemkot Surabaya akan Rampungkan Pemutakhiran Data Masyarakat Tak Mampu

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Halaman 1 dari 2
Pemkot Surabaya akan Rampungkan Pemutakhiran Data Masyarakat Tak Mampu Kepala Bappeko Surabaya Ery Cahyadi/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Pemkot Surabaya memberikan solusi terkait persoalan daftar warga penerima Jaminan Kesehatan Nasional, Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) pusat. Pemkot akan merampungkan pemutakhiran data Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Pemuktahiran data MBR bagi warga Surabaya, nantinya akan dijadikan acuan dalam intervensi bantuan seperti PBI. Dengan begitu, pemberian bantuan bisa tepat sasaran. Warga yang mempunyai mobil atau tergolong mampu tidak masuk dalam data MBR.

"Dari APBN (pusat) ini juga sedang melakukan verifikasi, dia juga mengurangi jumlahnya. Tapi saya selalu sampaikan kalau orang itu terdaftar warga Surabaya dan ber-KTP Surabaya. Nanti akan dicover menggunakan APBD pemkot," kata Kepala Bappeko Surabaya Ery Cahyadi kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (16/10/2019).


Eri menjelaskan dari data sebelumnya, data MBR di Surabaya mencapai 799.540 jiwa. Terdiri dari 325.226 KK (Kartu Keluarga).

Berdasarkan data tersebut, pemkot memberikan beberapa intervensi bantuan kepada warga. Namun yang menjadi catatan di Surabaya, ternyata warga yang mendapat reward PBI juga masuk dalam data itu. Sehingga jumlah MBR di Surabaya terlihat banyak.

"Reward (PBI) ini diberikan kepada warga seperti takmir masjid, kader kesehatan, kader lingkungan hingga pekerja tambal ban. Namun warga yang mendapat reward ini ternyata juga masuk dalam data MBR sehingga membuat jumlahnya banyak," jelas Ery.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com