Motif Suami yang Bakar Istri di Surabaya Diduga Cemburu

Motif Suami yang Bakar Istri di Surabaya Diduga Cemburu

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Rabu, 16 Okt 2019 18:18 WIB
Korban masih dirawat intensif/Foto: Istimewa
Korban masih dirawat intensif/Foto: Istimewa
Surabaya - Polisi masih memburu Maspuryanto (45), suami bakar istri di tempat kosnya Ketintang Baru II Surabaya. Diduga pelaku nekat melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) lantaran cemburu.

"Karena orangnya (pelaku) belum tertangkap. Kita belum tahu motifnya seperti apa. Dugaan awal dari pihak penyidik yakni cemburu," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran saat dihubungi detikcom, Rabu (16/10/2019).

Saat ditanya apakah pelaku menggunakan bensin saat membakar istrinya di tempat tidur, kasat mengaku masih menunggu hasil labfor.


"Masih menunggu hasil laporan dari labfor. Kalau aromanya sih nggak. Tapi nggak tahu lagi," tambahnya.

Sementara itu istri pelaku, Putri Narulita (19) belum bisa dimintai keterangan. Sebab masih menjalani perawatan intensif terkait luka bakar yang dialami. Di antaranya di wajah, leher, hingga dada. Dua tangan dan dua kakinya.

Korban sendiri masih berkomunikasi melalui bahasa isyarat karena mulut dan hidungnya masih memakai alat bantu pernafasan dan makanan.


"Korban saat ini masih belum diperiksa," ujarnya.

Namun polisi berhasil mendapatkan informasi jika keduanya baru menikah selama 2 bulan. "Yang jelas mereka baru menikah, tapi untuk kejelasannya berapa lama masih belum diketahui," ungkapnya.

Peristiwa bermula Selasa (15/10) sekitar pukul 08.30 WIB, Putri bersama anak serta ibunya, Sumiyati (40) pulang ke kos. Tujuannya untuk mengambil pakaian karena akan pulang kampung, di Desa Sembung, Kecamatan Parengan, Tuban.

Tiba-tiba Putri menjerit meminta tolong dan keluar dari kamar. Sementara ibunya yang menunggu di luar kos melihat menantunya melarikan diri dengan membawa motor matic milik penjaga kos. Sementara anaknya meminta tolong dan masuk ke kamar tetangga untuk masuk ke bak mandi.


Melihat anaknya mengalami luka bakar, dirinya menolong anaknya membawa ke rumah sakit islam (RSI) dengan menaiki becak. Namun akhirnya dirujuk ke RSU dr Soetomo karena peralatan kurang lengkap.

Sumiyati mengatakan tidak tahu betul penyebab si suami bakar istri yang tak lain anaknya tersebut. Dia mengakui keduanya sering cekcok. Jika anaknya tidak nurut, tak segan menantunya memukul buah hatinya.

"Anak saya janda sudah memiliki anak dari suami pertama, nah suaminya yang sekarang juga duda. Menikah baru 2 bulan lalu," tambahnya. (fat/fat)