detikNews
Rabu 16 Oktober 2019, 08:10 WIB

Polresta Sidoarjo Terima Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019

Suparno - detikNews
Polresta Sidoarjo Terima Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 Wapres menyerahkan reward ke Polresta Sidoarjo/Foto: Istimewa
Sidoarjo - Penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2019 kembali diraih Polresta Sidoarjo. Penghargaan terkait SKCK Online dan SKCK Keliling Online, pelayanan publik berbasis IT ini diberikan Selasa (15/10/2019) siang bertempat di Istana Wapres, Jakarta.

Penghargaan Top 45 tersebut diterima Wairwasum Polri Irjen Pol Umar Septono mewakili Kapolri. Apresiasi ini merupakan wujud komitmen Polri dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih mudah bagi masyarakat dan berbasis IT.

Upaya ini selaras dengan program Promoter Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, di awal kepemimpinannya. Wapres RI M Jusuf Kalla menjelaskan bahwa inovasi adalah tanda majunya sebuah bangsa.

"Inovasi adalah satu kemajuan bangsa. Inovasi yang punya harga yang paling mahal," kata Wapres RI Jusuf Kalla, yang saat memberi penghargaan didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Syafruddin.


Wapres menekankan, lahirnya inovasi bersumber dari inisiatif, pengetahuan, serta pengetahuan teknologi. Inovasi diciptakan untuk mempermudah urusan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup setiap individu, meningkatkan ekonomi warga bahkan meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Sebuah kemajuan negara diukur pada berapa nilai yang bertambah. Memerlukan suatu kebaikan, bagaimana menolong masyarakat," ungkap Wapres Jusuf Kalla.

Atas penghargaan tersebut, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini.

"Tentunya apresiasi ini, juga tak lepas dari kepercayaan dan dukungan masyarakat kepada kami, sehingga membuat kami lebih termotivasi untuk terus memperbaiki pelayanan publik yang berbasis IT," kata Zain


Penghargaan kepada 45 inovasi pelayanan publik terbaik ini diberikan kepada kepala instansi pemerintah, baik kementerian, lembaga, pemerintah daerah, maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Menpan RB Syafruddin menegaskan, paradigma melayani menjadi nilai dan budaya yang mendorong reformasi birokrasi, baik di pusat atau daerah.

Konsistensi dan peningkatan inovasi pun terlihat setiap tahunnya melalui kompetisi ini. Tahun 2019, ada 3.156 proposal inovasi yang diserahkan secara daring kepada Kementerian PANRB, melalui Sistem Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik). Dari ribuan inovasi itu, disaring menjadi 99 inovasi, yang kemudian diseleksi oleh Tim Panel Independen dalam tahapan wawancara, serta survei lapangan.

Dari tahap itu, kemudian ditentukan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik. "Inilah best of the best dalam praktik pemerintahan di Indonesia tahun 2019," ujarnya.

Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tersebut ditetapkan dengan Keputusan Menteri PANRB No. 18/2019 tentang Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019. Inovasi yang lahir dari Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) itu juga akan bersaing di kancah internasional, yakni United Nations Public Service Awards (UNPSA).




Tonton juga video Permudah Urus SIM, Polresta Sidoarjo Luncurkan Aplikasi e-SIM:

[Gambas:Video 20detik]




(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com