detikNews
Selasa 15 Oktober 2019, 20:03 WIB

Pilkades Serentak di Madiun Rawan Konflik, Polisi 2 Wilayah Siap Amankan

Sugeng Harianto - detikNews
Pilkades Serentak di Madiun Rawan Konflik, Polisi 2 Wilayah Siap Amankan Foto: dok. Istimewa
Madiun - Kabupaten Madiun akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades) serentak, Rabu (16/10) besok. Pilkades diikuti 148 calon kepala desa yang tersebar di 57 desa. Lima desa dinyatakan rawan konflik.

"Untuk pelaksanaan pilkades besok itu ada 148 calon kades tersebar di 57 desa. Dari pemetaan ada lima desa dinyatakan rawan terjadi konflik. Tapi kami sudah mengantisipasi dengan memaksimalkan personel untuk pengamanan," kata Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono kepada wartawan seusai apel gelar pasukan pengamanan pilkades di kantornya, Selasa (15/10/2019).

Karena rawan terjadi konflik, kata Ruruh, pengamanan melibatkan dua wilayah kepolisian, yakni Polres Madiun Kota dan Kabupaten. Untuk Polres Kabupaten, pengamanan berfokus di 49 desa, sedangkan wilayah Polres Madiun Kota tersebar di 8 desa di dua kecamatan.

"Untuk delapan desa di dua kecamatan memang wilayah hukumnya ikut Polresta Madiun, yakni Kecamatan Sawahan dan Jiwan. Untuk 49 desa jadi atensi kami dalam pengamanan," katanya.

Ruruh mengungkapkan, untuk pengamanan 49 desa itu, pihaknya menerjunkan 1.880 kekuatan personel, baik polisi, TNI, maupun Linmas. "Untuk Polri ada 700 personel atau tiga perempat kekuatan. Di samping itu pengamanan melibatkan unsur TNI 200 anggota dan Linmas 980 orang. Untuk daerah yang rawan nanti kami siagakan 15-20 polisi dan Linmas. Untuk yang tidak rawan cukup 10 polisi plus Linmas dan TNI," imbuhnya.

Rawan Konflik, Polisi 2 Wilayah Siap Amankan Pilkades Serentak di MadiunFoto: dok. Istimewa

Sementara itu, Kapolres Madiun Kota AKBP Nasrun Pasaribu menyatakan, untuk wilayah hukumnya, delapan desa peserta pilkades relatif aman tidak ada kerawanan. Meski demikian, pihaknya juga telah menerjunkan 265 personel, baik Polri, TNI, maupun Linmas, dalam pengamanan pilkades di Kecamatan Jiwan dan Sawahan, yakni di delapan desa.

"Untuk wilayah hukum Polresta ada dua Kecamatan di Kabupaten Madiun dan ada delapan desa dengan jumlah calon kades ada 18 orang. Pengamanan dengan rincian Polri 197 personel, TNI 30 personel, dan lainnya Linmas 48 orang," jelas Nasrun.

Nasrun menambahkan rencana pihaknya bersama Bupati Madiun H Ahmad Dawami serta Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono akan berkeliling ke pedesaan dan memantau jalannya pelaksanaan pilkades besok.

Data yang dihimpun detikcom, lima desa dinyatakan rawan konflik itu adalah tiga desa di Kecamatan Saradan, yakni Desa Sugihwaras, Sumberbendo, dan Bandungan. Kemudian satu desa di Kecamatan Gemarang, yakni Desa Tawangrejo, dan satu desa di Kecamatan Wonoasri, yakni Wonoasri.


Simak juga video "Demo 15-20 Oktober Dilarang, MPR: Kami Harap Adik-adik BEM Maklum" :

[Gambas:Video 20detik]


(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com