detikNews
Kamis 10 Oktober 2019, 19:23 WIB

PSSI dan Risma Kompak Upayakan Piala Dunia U-20 Digelar di Surabaya

Deny Prastyo Utomo - detikNews
PSSI dan Risma Kompak Upayakan Piala Dunia U-20 Digelar di Surabaya Sekjen PSSI Ratu Tisha dan Wali Kota Risma (Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya - Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria beserta jajaran direktur PSSI bertemu dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Pertemuan di kediaman Wali Kota di Jalan Sedap Malam itu digelar secara tertutup.

Seusai pertemuan, keduanya menjelaskan hasil perbincangan mengenai kesiapan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang rencananya akan digunakan sebagai venue Piala Dunia U-20 2021. Ratu Tisha mengatakan pihaknya telah mendengarkan penjelasan dari Risma terkait kesiapan GBT menjadi salah satu venue ajang bergengsi tersebut.

"Bidding Piala Dunia U-20 tahun 2021 bukan datang tiba-tiba. Ini salah satu batu loncatan menuju mimpi kita supaya membawa Indonesia lolos Olimpiade tahun 2024. Kita harus akselerasi di sini. Kita melihat Surabaya sangat siap untuk mengerjakan sesuai dengan standar-standar yang diberikan FIFA," kata Ratu Tisha kepada wartawan, Kamis (10/10/2019).


Selain itu, Ratu Tisha menyampaikan Pemkot Surabaya berkomitmen membangun lapangan khusus untuk training center. Lapangan tersebut juga akan masuk dalam standar FIFA.

"Tadi ada pembicaraan komitmen pembangunan lapangan khusus untuk area training side. Karena satu stadion sudah require, harus ada lima lapangan latihan yang mengelilinginya dalam satu kota," imbuh Tisha.

Kemudian laga uji coba Timnas Indonesia U-19 melawan U-19 China akan digelar pada 17 Oktober di Surabaya. Menurut Tisha, laga tersebut sebagai salah satu penilaian FIFA dalam bidding Piala Dunia U-20.

"Uji coba menjadi salah satu penilaian yang mana report atas uji coba tersebut akan PSSI kirimkan ke FIFA sebagai last chance. Karena pengumuman dari FIFA sendiri ada tanggal 23 Oktober untuk terpilih tidak Indonesia," ujar Tisha.

Terkait progres dalam bidding tuan rumah Piala Dunia U-20, Tisha mengaku sudah mendekati babak akhir. Bahan laporan akan dikirimkan ke FIFA pada 18 Oktober mendatang.

"Saat ini last lap untuk additional informasi kita diberikan sampai 18 Oktober. Untuk submit apa pun informasi additional yang bisa dipertimbangkan di FIFA pada tanggal 23 Oktober. Mohon doanya, tadi sangat serius dari Ibu Risma dan jajaran berkomitmen untuk hal ini," lanjut Tisha.


Kemudian Risma mengatakan pihaknya akan membantu PSSI meyakinkan FIFA agar Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. "Saya kawal sendiri untuk bagaimana saya bisa meyakinkan dengan report yang kita berikan. Untuk bisa meyakinkan FIFA menjadikan Surabaya menjadi tuan rumah. Termasuk tadi kan empat lapangan yang dekat yang bisa digunakan. Sebetulnya untuk training centre-nya," ujar Risma.

Risma juga menyampaikan Surabaya memiliki banyak lapangan yang bisa dijadikan training center Piala Dunia U-20. Namun, menurutnya, ada beberapa fasilitas lapangan yang harus dibenahi.

"Saya harus meningkatkan kualitas rumput, untuk yang tertutup pun tidak terlalu sulit. Kita bisa penuhi, seperti ruang ganti, toilet, akses untuk ke sana," pungkas Risma.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com