detikNews
Rabu 09 Oktober 2019, 19:33 WIB

Wilayahnya Berbatasan dengan Laut, Polres Trenggalek Latih Anggota Menyelam

Adhar Muttaqin - detikNews
Wilayahnya Berbatasan dengan Laut, Polres Trenggalek Latih Anggota Menyelam Anggota Polres Trenggalek mengikuti pelatihan dasar selam (Foto: dok. Istimewa)
Trenggalek - Sedikitnya 20 anggota Polres Trenggalek mengikuti pelatihan dasar dan sertifikasi brevet menyelam di pesisir pantai selatan. Keahlian khusus itu diharapkan bisa menunjang tugas kepolisian, mengingat tiga wilayah Trenggalek berbatasan langsung dengan laut.

Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan pelatihan dan sertifikasi tersebut digelar di Pantai Mutiara, Kecamatan Watulimo. Pelatihan bekerja sama dengan instruktur profesional dari Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI).

"Trenggalek merupakan wilayah pesisir yang berbatasan langsung dengan laut. Dari 14 kecamatan, 3 di antaranya merupakan area pantai, di antaranya Watulimo, Panggul, dan Munjungan. Makanya harus ada anggota yang memiliki skill di bidang bahari, khususnya selam," kata Calvijn, Rabu (9/10/2019).

Kemampuan menyelam dinilai sangat penting untuk mendukung tugas kepolisian di pesisir selatan. Sebab, selama ini hanya mengandalkan petugas dari TNI AL dan Polairud Prigi, yang terkonsentrasi di wilayah Watulimo dan sekitarnya.


Skill menyelam diharapkan mendukung anggota Polres Trenggalek melaksanakan berbagai tugas kemanusiaan, seperti penyelamatan di sungai maupun danau.

"Kebetulan di Trenggalek juga ada Basarnas, sehingga ke depan bisa bersinergi untuk melayani masyarakat," ujarnya.

Calvijn menambahkan, dalam pelatihan ini pihaknya menerjunkan tiga pelatih profesional yang selama ini menjadi atlet selam. Sedangkan para peserta rata-rata adalah polisi yang sebelumnya mendapat pelatihan dasar water rescue maupun anggota yang pernah bertugas di Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud).

"Ini akan mempercepat proses pelatihan karena sudah ada dasar-dasar yang dimiliki. Jadi semacam me-refresh," imbuh Calvijn.

Calvijn menambahkan pelatihan tersebut juga sekaligus sebagai upaya Polres Trenggalek untuk menyeleksi bibit atlet selam potensial dari anggota polisi. Seluruh peserta yang nantinya lolos dalam pelatihan dan sertifikasi berhak mendapatkan brevet selam.


"Ini adalah yang kali pertama di Trenggalek, bahkan mungkin Jawa Timur," ujar Calvijn.

Sementara itu, Ipda Suyono, yang bertugas sebagai instruktur pendamping, mengatakan pada tahap pertama seluruh peserta diperkenalkan berbagai peralatan selam, mulai dari buoyancy control device (BCD), regulator, depth pressure gauge watch, masker fins snorkel, tangki scuba, dan sejumlah peranti lainnya.

"Kemudian akan kami dilanjutkan dengan teknik dasar menyelam," kata Suyono.

Pihaknya berharap seluruh peserta pelatihan serius mengikuti setiap tahapan yang diberikan instruktur, sehingga dapat mencapai hasil yang maksimal.


Simak juga video "Menyelam 11 Km di Dasar Laut, Ketemunya Kantong Plastik" :

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com