detikNews
2019/10/08 13:06:29 WIB

Perjuangan Warga Pasuruan yang Begadang sampai Subuh demi Air Bersih

Muhajir Arifin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Perjuangan Warga Pasuruan yang Begadang sampai Subuh demi Air Bersih Jeriken yang digunakan warga mengantre air bersih (Muhajir Arifin/detikcom)
Pasuruan - Warga Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, harus berjuang keras untuk mendapatkan air bersih. Mereka begadang, bahkan hingga sampai Subuh, untuk mengantre pembagian air bersih.

Krisis air bersih yang melanda puluhan desa di tujuh kecamatan Kabupaten Pasuruan semakin parah dalam sebulan terakhir. Sejumlah desa yang mengalami krisis air tak terjangkau distribusi air dari pemerintah daerah. Salah satunya Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan.


Pemerintah desa setempat menyediakan air bersih untuk warganya. Air bersih diambil dari sumur-sumur bor di kecamatan lain menggunakan truk bak terbuka yang dilapisi terpal.

"Sehari kami bisa ambil 3-4 rit air, lalu disalurkan ke tandon-tandon. Mulai sore hingga malam," kata Tajib, perangkat Desa Kedungpengaron, Selasa (8/10/2010).

Setiap hari, warga desa tersebut antre air dengan membawa jeriken, ember, dan wadah air lainnya. Namun air dalam tandon-tandon sering kali habis sebelum terbagi rata. Hal itu karena warga terdampak bertambah dan kebutuhan air meningkat.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com