Polisi Buru Penyebar Video Mesum Tuban Melalui Facebook

Polisi Buru Penyebar Video Mesum Tuban Melalui Facebook

Ainur Rofiq - detikNews
Sabtu, 05 Okt 2019 14:14 WIB
Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono/Foto: Ainur Rofiq
Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono/Foto: Ainur Rofiq
Tuban - Tujuh pelajar Tuban yang terlibat di dalam video mesum yang viral telah dimintai keterangan. Namun polisi memburu penyebar video mesum tersebut melalui Facebook (FB).

"Penyebarannya diunggah lewat WA. Lalu ada yang melihat terus menegur sehingga langsung dihapus oleh siswa tersebut," kata Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono saat dikonfirmasi, Sabtu (5/10/2019).

Dari hasil pemeriksaan, penyebaran video mesum itu dilakukan oleh salah satu siswa yang merekam. "Penyebarnya tidak lain salah satu siswa," tambahnya.


Dia menyebut setelah diunggah melalui whatsapp dan dilihat orang lain, ternyata ada yang menyimpan dan menyebarkan lagi ke facebook.

"Jadi dari status WA siswa itu, ada yang melihat dan ada yang langsung menyimpan. Terus menyebarkan lagi ke medsos facebook. Ini juga lagi kita selidiki," tegasnya.

Pihaknya, jelas dia, berusaha membongkar motif dari siswa yang memviralkan video mesum itu pertama kali. Meskipun dari keterangan awal tidak sengaja mengunggahnya.

"Kita tidak mungkin kan langsung percaya dengan apa yang disampaikan dari anak-anak, yang berhadapan dengan hukum saat ini. Meskipun bilangnya karena tidak sengaja awalnya," tandas pria kelahiran Bojonegoro, ini.

Video mesum pelajar bumi wali Tuban ini polisi telah memintai keterangan kepada tujuh siswa siswi dari dua sekolah yang berbeda. Dalam video hot itu ada dua cowok dan lima cewek. Hingga saat ini mereka statusnya masih anak yg berhadapan dengan hukum.


Sebuah video mesum viral di Tuban. Yang membuat miris, video mesum itu dilakukan pelajar sekolah menengah di Tuban. Sebenarnya ada sejumlah video yang beredar di medsos. Tetapi sebagian besar sudah dihapus.

Dalam salah satu video yang hanya berdurasi 6 detik, diperlihatkan ada enam pelajar berada di dalam satu kamar. Mereka diidentifikasi sebagai pelajar karena masih mengenakan seragam Pramuka. Dua dari enam pelajar dalam video terlihat sedang berhubungan badan. Pelajar laki-laki yang sedang berhubungan badan tampak telanjang, sementara yang perempuan masih berpakaian lengkap.

Empat pelajar lainnya hanya menonton adegan video mesum itu. Salah satunya merekam menggunakan kamera HP. Tidak terlihat sama sekali wajah dari para pelajar tersebut. Di dalam video itu hanya terdengar suara 'aku ra melu-melu" (aku tidak ikut-ikutan)' (fat/fat)