detikNews
2019/09/22 10:30:40 WIB

Populasi Bulus di Ponorogo Terus Turun Karena Telurnya Sering Dicuri

Charolin Pebrianti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Populasi Bulus di Ponorogo Terus Turun Karena Telurnya Sering Dicuri Telur bulus di Ponorogo/Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Populasi bulus di sebuah sendang atau kolam di Ponorogo semakin menurun. Pencurian telur bulus menjadi salah satu penyebabnya.

Puluhan telur bulus tampak bertumpuk di dalam gundukan tanah sekitar Sendang Bulus, Desa Pager, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Jadi ketika hendak bertelur, induk hewan bernama latin Amyda cartilaginea ini naik ke permukaan. Menyeberangi kolam menuju daratan di malam hari. Setelah bertelur mereka akan kembali ke air. Lokasi bulus bertelur tersebar di sekitar kolam.

"Karena belum ada tempat konservasi khusus, jadi tempat bertelurnya sembarangan," tutur Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dwianto kepada detikcom, Minggu (22/9/2019).


Menurutnya, untuk menemukan tempat bulus menyimpan telurnya terbilang mudah. Yaitu dengan mencari gundukan tanah di sekitar sendang atau kolam. Saat gundukan digali dengan tangan, maka tumpukan telur langsung tampak berwarna putih susu.

Sekilas mirip telur ayam kampung namun berukuran sebesar telur burung dara. "Kalau bulus yang sudah usia tua sekali bertelur bisa 15-20an butir telur. Mereka biasanya bertelur tiga bulan sebelum musim hujan, menetasnya sewaktu musim hujan," imbuhnya.

Puluhan telur tersebut, lanjut Dwi, sangat rentan atau tidak bisa diperlakukan sembarangan. Jika sudah tersentuh tangan manusia, telur tersebut tidak akan menetas.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com