detikNews
Jumat 20 September 2019, 16:52 WIB

Puluhan Mahasiswa di Surabaya Desak DPRD Jatim Suarakan Tolak RUU P-KS

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Puluhan Mahasiswa di Surabaya Desak DPRD Jatim Suarakan Tolak RUU P-KS Puluhan mahasiswa yang demo tolak RUU PKS di Surabaya/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - Puluhan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Surabaya menggelar aksi damai di depan DPRD Jatim. Mereka menolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (P-KS).

Dalam demo tersebut, mereka membawa sejumlah poster. Beberapa di antaranya bertuliskan 'Tolak RUU P-KS & Waspada RKUHP','Tolak RUU P-KS Selamatkan Negeri' serta 'RUU P-KS Bukan Solusi'. Aksi yang didominasi mahasiswi itu juga melakukan orasi.

Ketua KAMMI Surabaya M Fachrurrozi mengatakan, aksi digelar untuk mendesak DPRD Jatim agar ikut menyuarakan penolakan pengesahan RUU P-KS.


"Kami menolak pengesahan RUU P-KS dan mendesak DPRD Provinsi Jawa Timur agar menyuarakan penolakan kepada DPR RI dan mendesak Panja (Panitia kerja) RUU P-KS di Komisi 8 DPR RI untuk meniadakan RUU P-KS," kata Fachrurrozi saat orasi di depan Kantor DPRD Jatim, Jumat (20/9/2019).

Menurut Fachrurrozi, ada kejanggalan dalam RUU P-KS. Sehingga mereka sepakat untuk menyuarakan penolakan.


"Teman-teman merasa ada kenjanggalan, dari luar terlihat baik tapi isinya tidak baik-baik amat. Salah satu pasal di dalamnya ada yang berisi bahwa jika melakukan hubungan dengan sebuah paksaan bisa dianggap kekerasan. Jadi tidak menurut subjektif moral adat orang ketimuran," terang Fachrurruzi.

Seperti pantauan detikcom di lokasi hingga pukul 15.30 WIB, aksi damai masih berlangsung. Perwakilan dari mereka kemudian bertemu dengan beberapa anggota DPRD Jatim untuk audiensi. Sementara sebagian mahasiswa terus melakukan orasi.


Simak juga video "Mendorong Pengesahan RUU PKS di Tengah Hiruk Pikuk CFD":

[Gambas:Video 20detik]


(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com