detikNews
Rabu 18 September 2019, 07:49 WIB

Modus Pura-pura Bertamu, Warga Bondowoso Ini Gasak Motor

Ghazali Dasuqi - detikNews
Modus Pura-pura Bertamu, Warga Bondowoso Ini Gasak Motor Pelaku curanmor/Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Dalihnya hendak silaturahmi ternyata malah mencuri. Begitulah modus Mat Hariyanto, pelaku curanmor asal Bondowoso, saat melancarkan aksinya di wilayah hukum Kecamatan Banyuputih. Penjahat 48 tahun itu menggasak motor jenis Honda bernopol P-3765-YN milik Darsono (54) tak lama setelah pura-pura datang bertamu.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku sengaja membawa motor korban sambil mengajak anak korban membeli makanan di toko. Nah, saat sang anak masuk ke dalam toko itulah, pelaku membawa kabur motor. Sayang, tak lama menikmati hasil curiannya, pelaku sudah harus berurusan dengan polisi.

Pelaku ditangkap Unit Resmob pimpinan Bripka Hudoyo di rumahnya, Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo, Bondowoso, Selasa (17/9) sore. Selain Mat Hariyanto, polisi mengamankan Hendra Wahyudi, juga warga Botolinggo. Pria 27 tahun itu dijerat sebagai penadah karena telah membeli sepeda motor hasil curian tersebut.

"Dua orang diamankan kemarin, terkait kasus curanmor. Satu pelaku dan satu penadah. Sekarang mereka masih menjalani pemeriksaan penyidik Satuan Reskrim," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo Iptu H Nanang Priyambodo kepada detikcom, Rabu (18/9/2019).


Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan pencurian yang dilancarkan Mat Hariyanto itu terjadi akhir Agustus lalu. Saat itu pelaku datang ke rumah Darsono di Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih, dan pura-pura bertamu. Pelaku juga berdalih hendak menjenguk keponakannya, yang tak lain anak tiri korban.

Saat asyik bertamu, tak lama korban masuk ke rumah. Melihat kesempatan itu, pelaku langsung mengajak si keponakan yang juga anak tiri korban ke toko untuk membeli makanan. Mendapat ajakan itu, sang anak pun senang dan langsung ikut.

Si anak ini tak peduli meski motor yang dibawanya adalah milik orang tuanya yang diparkir di halaman. Tiba di toko, sang anak disodori uang untuk beli makanan, sementara pelaku langsung tancap gas pergi.

"Sekarang kasusnya masih didalami. Karena tidak tertutup kemungkinan ada TKP lain yang dilakukan pelaku. Semuanya masih dikembangkan," tandas Iptu Nanang.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com