detikNews
2019/09/12 17:47:03 WIB

Terlalu, Puskesmas di Mojokerto Beri Salep Kedaluwarsa ke Pasien

Enggran Eko Budianto - detikNews
Halaman 1 dari 3
Terlalu, Puskesmas di Mojokerto Beri Salep Kedaluwarsa ke Pasien Salep kedaluwarsa dari puskesmas di Mojokerto (Enggran Eko Budianto/detikcom)
Mojokerto - Pelayanan Puskesmas Jetis di Jalan Raya Jetis, Kabupaten Mojokerto, dikeluhkan warga. Pasalnya, oknum petugas di apotek puskesmas ini memberikan salep kedaluwarsa kepada beberapa pasien.

Seorang pasien yang menerima salep kedaluwarsa adalah Suher Wati (33), warga Dusun Sumberwuluh, Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis. Ibu tiga anak ini datang ke Puskesmas Jetis untuk mengobatkan anak pertama dan ketiganya yang terkena penyakit kulit, Rabu (11/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Anak pertamanya laki-laki berusia 10 tahun, sedangkan anak terakhirnya perempuan baru berusia 9 bulan.

"Sakit gatal-gatal anak saya sudah empat bulan ini. Biasanya saya bawa ke dokter di Dawarblandong (Mojokerto), kemarin mencoba ke Puskesmas Jetis, barangkali cocok," kata Wati saat dihubungi detikcom, Kamis (12/9/2019).


Kedua anak Wati pun sempat diperiksa tenaga medis di Puskesmas Jetis. Setelahnya, dia diberi resep untuk mengambil obat di apotek puskesmas tersebut. Oleh petugas apotek, dia diberi pil dan 2 salep merk Salep 2-4.

Sebelum meninggalkan puskesmas, Wati mengaku sempat memeriksa salep tersebut. Ternyata pada kemasan salep tertulis tanggal kedaluwarsa September 2018. Ironisnya, salep tersebut tidak lagi layak digunakan sejak setahun yang lalu.

"Saya tanyakan ke petugas di apotik Puskesmas Jetis salep sudah kedaluwarsa. Kata petugas tidak apa-apa dipakai saja dengan dioleskan tipis-tipis. Kalau saya tidak yakin, mau diminta kembali oleh petugasnya. Akhirnya saya bawa pulang salepnya," terang Wati.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com