detikNews
2019/09/12 12:59:13 WIB

Portal Lintasan Sebidang di Blitar Dicabut, Rp 700 Juta Harus Disiapkan

Erliana Riady - detikNews
Halaman 1 dari 2
Portal Lintasan Sebidang di Blitar Dicabut, Rp 700 Juta Harus Disiapkan Pelintasan sebidang di Jalan Nias, Kota Blitar (Erliana Riady/detikcom)
Blitar - Sesuai hasil mediasi antara PT KAI dan warga Jalan Nias, palang pintu pengamanan lintasan sebidang telah dicabut. Dan Pemkot Blitar harus menyiapkan anggaran untuk mengganti peralatan pengamanan di lintasan sebidang itu. Berapa biaya yang harus dianggarkan?

"Peralatan saja untuk pembuatan 1 pelintasan full atau lengkap seperti yang sebelumnya terpasang di Jalan Nias sekitar Rp 700 juta. Belum biaya operasional tiap bulannya," jawab pejabat Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (12/9/2019).

Menurut Ixfan, untuk pos JPL standar dari KAI yang dibutuhkan antara lain petugas jaga tiga shift dibutuhkan empat orang tiga dinas. Dan seorang untuk perwakilan pas libur. Aliran listrik PLN dan solar cell untuk backup pas mati lampu. Lalu palang pintunya dua sisi lengkap dengan motor penggeraknya.


Selain itu, dibutuhkan atribut perlengkapan, seperti apar, kotak obat, dan obat-obatan. Air sumur bor/PDAM, biaya sertifikasi SDM dan pembinaannya, perawatan bangunanya, seragam petugas dan perlengkapan operasional bendera merah, kuning, verboden setop dua sisi. JPL diperuntukkan buat pelintasan sebidang yang masih menggunakan sistem semi-otomatis.

"Kalau petugas jaga ini gaji menyesuaikan UMK, nah di Blitar berapa. Jadi untuk gaji dan biaya operasional, termasuk listrik buat satu JPL itu, kami biasanya sekitar Rp 100 juta per tahun," ungkapnya.

Tak hanya itu, biaya sertifikasi petugas jaga pelintasan Rp 500 ribu tiap empat tahun sekali dilakukan sertifikasi ulang.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com