detikNews
Sabtu 07 September 2019, 21:15 WIB

Menengok Ruangan Pelajar SMK yang Numpang Tinggal di Sekolah

Muhammad Aminudin - detikNews
Menengok Ruangan Pelajar SMK yang Numpang Tinggal di Sekolah Ruangan tempat Andreas numpang tinggal di sekolah (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Pelajar SMK yang hidup sebatang kara sejak ditinggal minggat orang tuanya mengaku nyaman tinggal di sekolah. Dia tidur beralaskan kasur yang diletakkan di atas lantai ruang UKS. Dalam ruangan itu, juga ada beberapa bangku dan meja terbuat dari kayu.

Itulah gambaran sekilas dari tempat tinggal Andreas, sebelumnya diinisial A, pelajar kelas 10 di SMK Widyagama, Kota Malang, yang hidup tanpa tempat tinggal.

Didampingi Kepala Sekolah Wawan Suliyadi, Andreas menunjukkan tempat dirinya menumpang kepada detikcom.


Luas ruang yang lebih besar,daripada ruang kepala sekolah itu sudah ditempati Andreas (16), beberapa waktu terakhir. Remaja kelahiran Surabaya ini mengaku betah dan nyaman tinggal di ruangan itu.

"Dia (Andreas), tidak mau kita tempatkan di asrama. Katanya lebih nyaman di sini, ya sudah, kalau dia lebih menginginkan begitu," ucap Wawan Suliyadi kepada detikcom, Sabtu (7/9/2019).


Ruangan tersebut sekaligus menjadi tempat Andreas belajar, makan dan beristirahat setelah proses belajar mengajar.

Siang tadi, datang beberapa teman Andreas ke sekolah, untuk menemaninya melewati waktu akhir pekan ini.

"Teman-temannya banyak yang datang, sambil bawa makanan atau minum untuk Andreas. Saya salut dia tegar menghadapi semua ini," ujar Wawan.


Kegiatan Andreas, bukan hanya semata ngobrol atau tiduran di ruang UKS. Sekolah telah memberikan fasilitas, agar Andreas bisa menekuni jurusan teknik komputer jaringan yang diambil di sekolah.

"Dia kan punya jual beli online, untuk perangkat komputer. Kami memfasilitasi, dia bisa membantu belajar memperbaiki komputer atau sekadar membersihkannya. Itu menjadi kegiatannya saat ini," terang Wawan.


Sekolah pun tak khawatir, meski Andreas tinggal di ruang UKS. Karena ada satpam sekolah yang melindungi dan bertugas menjaga lingkungan sekolah.

"Kami ada satpam di depan. Tapi anaknya ini, banyak senang di dalam sekolah atau ruang UKS. Jadi kita tidak khawatir, andai dia keluar malam, meski itu tidak akan dilakukan oleh Andreas," papar Wawan.

"Andai mau dikos-kan, sangat bisa. Tetapi kami ingin memperhatikan dia, dan bisa tetap mengarahkan kepada jalan yang nantinya bisa dipetik ketika lulus," sambung Wawan.


Andreas sendiri mengaku, enjoy dengan tinggal di sekolah. Dia sebelumnya berterima kasih, tempat dirinya belajar telah memberikan fasilitas untuk tinggal.

"Saya senang disini, saya juga terima kasih kepada sekolah yang sudah memberikan tempat tinggal. Untuk itu, saya akan tunjukkan bila saya mampu dan meraih apa yang saya cita-citakan kelak," tutur Andreas.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com