Garam Madura Buruk Dibanding Impor, Masyarakat Tambak Garam Tidak Happy - Halaman 2

Garam Madura Buruk Dibanding Impor, Masyarakat Tambak Garam Tidak Happy

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 04 Sep 2019 18:53 WIB
Ketua BKNU Mahmud Mustain  menjelaskan tentang garam Madura (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Ketua BKNU Mahmud Mustain menjelaskan tentang garam Madura (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

"Intinya pemerintah bisa langsung mengecek saat kunjungan ke Madura bisa mengecek langsung dan diperhatikan. Dengan menjadikan Madura sebagai sentra khusus garam karena selama ini belum ada padahal ini dari zaman dulu kita kenal Madura itu adalah Pulau Garam," lanjut Mahmud.

Tak hanya itu, Mahmud menyarankan Madura untuk diprospek sebagai Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK).

"Tuntutan ini tidak mengada-ada dan ini belum dilakukan oleh pemerintah. Kami mengimbau pemerintah untuk menjadikan Madura itu sebagai Kawasan Ekonomi Khusus garam sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama mayoritas petambak garam adalah Nahdliyin, warga kami," papar Mahmud.


Selain itu, Mahmud menyebut permintaan ini tidak terlalu tinggi. Karena, sudah ada beberapa persiapan untuk menjadikan Madura sebagai KEK.

"Dan keinginan itu tidak asal karena kami sudah ada data dan support dari badan riset KKP, itu sudah punya pusat desain unggulan di Pamekasan dan itu tinggal membuat kawasannya. Kita juga sudah ada juga partner kita di Universitas Trunojoyo Madura, itu studi garam sudah kursus sertifikasi di sana. Jadi saya kira sudah KEK di Madura bisa diwujudkan," pungkasnya.
Halaman

(hil/iwd)