Garam Madura Buruk Dibanding Impor, Masyarakat Tambak Garam Tidak Happy

Garam Madura Buruk Dibanding Impor, Masyarakat Tambak Garam Tidak Happy

Hilda Meilisa - detikNews
Rabu, 04 Sep 2019 18:53 WIB
Ketua BKNU Mahmud Mustain  menjelaskan tentang garam Madura (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Ketua BKNU Mahmud Mustain menjelaskan tentang garam Madura (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Badan Kemaritiman Nahdlatul Ulama (BKNU) menegaskan garam Madura memiliki kualitas yang baik. Hal ini untuk mengklarifikasi terkait kunjungan Presiden Jokowi di Nusa Tenggara Timur. Saat itu Jokowi diberi sampel garam lokal asal Madura yang dikatakan berkualitas buruk.

Tak hanya itu, dalam acara tersebut garam lokal dari Madura ini disandingkan dengan garam impor yang dikatakan kualitasnya bagus. Padahal, jika langsung meninjau ke Madura, kualitas garam Madura diklaim tak kalah bagus.

"Hal itu cukup membuat kami mewakili masyarakat tambak garam tidak happy, karena kami sudah bekerja dengan gembira, sudah membuat kualitas yang bagus bahkan garam KW 3 sudah tidak diproduksi. Kami hanya membuat garam KW1 dan kw2 dibandingkan dengan produksi luar negeri nampak sekali berbeda padahal sebenarnya yang ada di lapangan tidak seperti itu," papar Ketua BKNU Mahmud Mustain di Sekretariat PWNU Jatim di Surabaya, Rabu (4/9/2019).

"Harapannya adalah supaya ada klarifikasi, supaya rasa duka kami itu diobati dan keadaan real yang bisa disampaikan langsung di masyarakat," imbuhnya.


Tak hanya itu, Mahmud meminta Pemerintah bisa langsung mengecek ke Madura. Lebih-lebih bisa menjadikan Pulau Madura sebagai sentra garam.

Selanjutnya
Halaman
1 2