detikNews
Senin 26 Agustus 2019, 08:21 WIB

Round-Up

Turut Campur Densus 88 Tangani Pelaku Perampokan Toko Emas di Magetan

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Turut Campur Densus 88 Tangani Pelaku Perampokan Toko Emas di Magetan Pelaku YT nyaris dihakimi massa/Foto: Sugeng Harianto
Surabaya - Seorang perampok toko emas di Magetan gagal menggasak perhiasan dan uang Rp 10 juta. Perampok berinisial YT (41) merampok Toko Mas Dewi Sri Jalan Raya Tebon, Kecamatan Barat, Magetan.

Beraksi di siang hari, Sabtu (24/8) pelaku nyaris dihajar massa saat menuju motornya yang diparkir di depan toko. Polisi yang berjaga di sekitar lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan massa.

Namun saat diperiksa, pelaku rupanya membawa kaleng bekas cat yang ada sumbunya, mirip peledak rakitan. Densus 88 pun mendatangi rumahnya di Desa Sukolilo Kecamatan Jiwan dan kios Pasar Sumur Tiban, Desa Kincang Wetan, Madiun. Bahkan rumah orangtua pelaku turut digeledah densus 88.

Dari penggeledahan itu, densus menyita beberapa senjata tajam. Di antaranya berupa tombak, panah, senjata laras panjang, kabel rakitan, dan puluhan keping CD. YT diduga seorang teroris.


Dikenal tertutup dan agamis, rupanya YT pernah melakukan kriminal tahun 2009. Saat itu pelaku menusuk Bupati Madiun H. Muhtarom, 23 Desember 2009 silam.

Saat itu bupati sedang menghadiri acara bakti sosial terpadu di Kantor Desa Kincang, Kecamatan Jiwan, Madiun. Sebelum terjadi penusukan, korban menggelar sarasehan dengan warga setempat membahas program desa untuk masa mendatang.

Rumah dan kios YT digeledah densus 88/Rumah dan kios YT digeledah densus 88/ Foto: Sugeng Harianto

Usai menggelar sarasehan, bupati dan warga menikmati hiburan campursari dengan bintang tamu Kirun Cs. Namun sekitar pukul 00.30 WIB dinihari, tiba-tiba YT mendatangi bupati yang duduk di panggung balai desa dan langsung menusuk bupati menggunakan sebilah obeng yang sudah disiapkan.


"Iya ini dulu yang menusuk bupati Madiun waktu acara BST tahun 2009," ujar Heri Sudarto (60) tetangga YT kepada detikcom, Sabtu (24/8/2019) malam.

YT saat itu, kata Heri, telah menjalani hukuman 18 bulan penjara dan telah bebas menekuni usaha jual perlengkapan bungkus snack atau plastik bersama istri dan dua anaknya. Menurutnya, selama tinggal di lingkungan tersebut, YT selalu tertutup dengan tetangga.

Sementara densus 88 membawa YT ke Jakarta. Sedangkan polisi sudah melakukan olah TKP dan mengamankan CCTV toko emas di Magetan.


"Kita bawa rekaman CCTV untuk dilakukan pengecekan isinya. Kemarin mungkin ada beberapa yang ketinggalan seperti apa hasil rekaman CCTV nanti kita kembangkan. Termasuk memintai keterangan seperti apa kejadian sebenarnya," ujar Kapolres Magetan AKBP Muhammad Rifai kepada wartawan usai olah TKP, Minggu (25/8/2019).

Warga mengaku sering mendengar suara ledakan sebelum YT (41), melakukan perampokan toko emas Magetan dan rumahnya digeledah densus 88. Warga memperkirakan mendengar suara ledakan sebanyak 7 kali dalam 3 bulan. Meski sempat curiga, namun warga tidak berani lantaran sang pemilik rumah tertutup.




Polisi Olah TKP Toko Emas yang Dibobol Terduga Teroris di Magetan:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com