detikNews
Sabtu 24 Agustus 2019, 22:29 WIB

Duka Cita Gubernur Khofifah untuk Korban KM Santika Nusantara

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Duka Cita Gubernur Khofifah untuk Korban KM Santika Nusantara Gubernur Khofifah di Pelabuhan Tanjung Perak/Foto: Deny Prastyo Utomo
Surabaya - 56 Penumpang korban kebakaran KM Santika Nusantara tiba di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Mereka diberangkatkan dari Pelabuhan Masalembu menggunakan KN Cundamani.

Dari 56 penumpang, terdapat 3 korban meninggal dunia. Ketiga korban meninggal yakni Aspani warga Jalan Anjasmoro Kota Batu Malang, Bekti Tri asal Klaten dan satu jenazah yang belum diketahui identitasnya. KN Cundamani tiba di Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 17.00 WIB.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama rombongan melihat langsung kondisi para korban KM Santika Nusantara. Khofifah sempat menanyakan keadaan satu per satu korban KM Santika Nusantara.


"Saya tanya keadaan mereka. Mereka semua dalam keadaan sehat dalam keadaan baik. Per kamar saya tanya. Kemudian makanan cukup," kata Khofifah kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (24/8/2019).

Khofifah juga menyampaikan, jika para korban mengaku dibantu oleh masyarakat yang ada di Pulau Masalembu. Menurutnya warga sangat membantu dengan menyiapkan makanan dan pakaian.

"Mereka menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat Masalembu yang menyiapkan pakaian, menyiapkan makanan sampaikan pakaian," ujar Khofifah.


Kepada tiga korban meninggal, mantan mensos tersebut, turut berbela sungkawa. Khofifah menyampaikan jika ketiga korban sudah tertangani dan pihak keluarga agar sabar dan tabah.

"Kita menyampaikan duka cita bela sungkawa, atas korban yang meninggal mereka sudah ditempatkan di tiga titik. Insya Allah segera dimasukkan ke ambulance. Mudah-mudahan keluarganya sabar tabah dan beliau dimaafkan dosa-dosanya dan beliau mendapatkan tempat khusnul khotimah," ungkap Khofifah.

Terkait penanganan medis para korban KM Santika Nusantara, pihak Pemprov Jatim menyiagakan tim medis dari RSU dr Soetomo.


"Kemarin kita sudah koordinasi dengan Dirut RSU dr Soetomo, kita menyiapkan, standbay dari kemarin sore, seandainya ada yang harus dirujuk. Tapi rupanya tidak ada yang dirujuk. Kami juga menyediakan ambulan standbay. Jika ada pasien yang dirujuk di RSU dr Soetomo seluruh pasien tidak akan terbebani oleh biaya pengobatan ketika itu dilakukan di RSU dr Soetomo," jelas Khofifah.

Sementara data yang diperoleh dari Basarnas Surabaya ada sekitar 303 penumpang dari KM Santika Nusantara. Dengan hasil ini, Basarnas Surabaya mengevakuasi sebanyak 263 penumpang.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com