detikNews
Jumat 23 Agustus 2019, 21:03 WIB

Lima Perupa Banyuwangi Bantu Pelestarian Penyu dengan Demo Lukis

Ardian Fanani - detikNews
Lima Perupa Banyuwangi Bantu Pelestarian Penyu dengan Demo Lukis Lima perupa Banyuwangi sedang melukis/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Lima perupa Banyuwangi menggelar demo lukis untuk konservasi pelestarian penyu. Karya lukis tersebut dilelang dan hasilnya akan diserahkan ke Banyuwangi Sea Turle Foundation (BSTF), yayasan nirlaba yang bergerak dalam perlindungan penyu di Banyuwangi.

Mereka yakni Mohammad Arifin dan Selamet Sugiyono, perupa yang memiliki aliran ekspresionisme. Kemudian ada Arif Arta dan Rohim, perupa beraliran realisme yang berasal dari Rogojampi dan Suyono yang beraliran Impressionisme.

Demo lukis itu digelar di Wahoo Restaurant, Hotel Ketapang Indah. Para perupa melukis model yang dihadirkan sesuai dengan aliran lukisannya masing-masing. Tema lukisan yang dipilih yakni Eksotisme Penari Gandrung.


"Kami beri tajuk Berlima Berkarya Bersama. Ini merupakan momen yang luar biasa, mengadakan acara demo lukis sekaligus mengenalkan kepada masyarakat tentang berbagai aliran lukisan," kata Mohammad Arifin, salah satu perupa yang turut serta dalam acara ini, Jumat (23/8/2019).

Pemberian sebagian hasil karya para pelukis ke BSTF ini, kata Arifin, sebagai bentuk kepedulian para seniman Banyuwangi dalam pelestarian makhluk hidup yang hampir punah ini. "Banyuwangi memiliki banyak jenis penyu. Kami juga berencana melukis penyu untuk kita pamerkan ke masyarakat," imbuhnya.

Pembina BSTF, Wiyanto Haditanojo mengucapkan terima kasih kepada para seniman yang telah ikut andil berkontribusi dalam pelestarian penyu di Banyuwangi. "Kami sangat berterima kasih kepada para seniman yang telah memberikan banyak perhatian kepada kami," tambahnya.


Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda mengatakan, ajang ini merupakan kolaborasi antara seni budaya dan konservasi. Hal ini sering dilakukan oleh penggiat seni budaya dan pelestarian di Banyuwangi.

"Kolaborasi ini yang selalu kita harapkan. Kita harap semakin banyak masyarakat dan lembaga melakukan kegiatan seperti ini. Terima kasih juga kepada Ketapang Indah Hotel yang telah memberikan wadah bagi seniman berkarya dan kepedulian terhadap pelestarian penyu di Banyuwangi," ujarnya.

Tak hanya demo lukis, kegiatan ini merupakan rangkaian acara dari Pameran Lukisan Tunggal karya Mohammad Arifin. Lukisan yang dipamerkan di Wahoo Lounge & Restaurant sejak 14 Agustus bertemakan Pesona Penari Gandrung Banyuwangi.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com