detikNews
Jumat 23 Agustus 2019, 14:47 WIB

Warga Korban Lumpur Sediakan Makan Siang Gratis Usai Salat Jumat

Suparno - detikNews
Warga Korban Lumpur Sediakan Makan Siang Gratis Usai Salat Jumat Warga menikmati makan siang gratis/Foto: Suparno
Sidoarjo - Puluhan tukang becak dan masyarakat kurang mampu sedang menikmati hidangan gratis yang disediakan warga korban lumpur Sidoarjo. Korban lumpur yang berasal dari Kelurahan Mindi, Kecamatan Porong, ini tiap Jumat menyediakan makan siang gratis.

Jumat Barokah, mereka menyebutnya demikian. Bertempat di depan Markas Kompi Brimob Jalan Bhayangkari Porong Sidoarjo, 100 hingga 150 porsi makanan gratis diperuntukkan siapapun tak pandang bulu.

"Kegiatan makan siang gratis ini kami sediakan usai salat Jumat," kata Lilik Handayani, koordinator Jumat Barokah kepada detikcom di lokasi makan siang, Jumat (23/8/2019).

Siapapun boleh mengambil makanan tersebut. Namun kebanyakan mereka adalah tukang becak dan kaum duafa. Bagi siapapun yang lewat dan membutuhkan pun juga diperbolehkan untuk mengambil.


Kegiatan membagikan makan siang gratis usai salat Jumat ini sudah lama dilakukan ibu-ibu komunitas korban lumpur. Awalnya pemberian makanan gratis ini diperuntukkan bagi penarik becak yang melintas di Jalan Bhayangkari Porong.

"Sudah lama hampir satu tahun, awalnya hanya para penarik becak. Namun saat ini siapapun diperbolehkan," tambahnya.

Untuk menarik minat makan siang gratis ini, salah satu ibu-ibu berdiri di pinggir jalan untuk menawarkan makanan. "Mari bapak-bapak silahkan mampir untuk makan siang gratis, gratis bapak-bapak," ujarnya mengundang para pengguna jalan.

"Kegiatan makan siang gratis dari ibu-ibu korban lumpur diberi nama: "Jumat Barokah" kami ini tidak memiliki motif apapun ini murni kegiatan sosial berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Sementara, Mursidi (57) warga Candi Sidoarjo mengaku sangat menikmati makan siang gratis. Meski baru pertama kali, menurut dia menu masakannya cukup enak, sama dengan warung nasi yang tidak gratis.


"Menu masakan cukup enak, sama dengan warung nasi yang tidak gratis," kata Mursidi.

Hal yang sama disampaikan oleh Manuwar (37) warga Desa Polo Gunting, Kecamatan Krembung. Dirinya acap kali setiap hari Jumat selalu menikmati makan siang gratis ini. Dia mengaku sebagai penarik becak penghasilannya dinilai sangat kurang.

"Alhamdulillah mas ini rezeki buat kami penarik becak, meskipun hanya setiap hari Jumat kami merasa terbantu. Masakannya cukup enak, apalagi gratis," tandas Manuwar.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com