detikNews
Kamis 22 Agustus 2019, 10:38 WIB

Hilang Tiga Hari, Nelayan Situbondo Ditemukan Tim SAR Terapung di Laut

Ghazali Dasuqi - detikNews
Hilang Tiga Hari, Nelayan Situbondo Ditemukan Tim SAR Terapung di Laut Jenazah nelayan tenggelam ditemukan. (Foto: dok. Istimewa)
Situbondo - Hari ketiga pencarian nelayan Situbondo yang hilang di laut berbuah hasil, Kamis (22/8/2019). Tim SAR gabungan menemukan jasad nelayan bernama Hor alias Suwali (62) terapung di jarak sekitar 1,5 mil dari bibir pantai Desa Demung, Kecamatan Besuki. Saat ditemukan, nelayan asal Desa/Kecamatan Besuki itu sudah tak bernyawa dan mayatnya mulai bengkak.

"Ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Tadi sudah dievakuasi ke daratan dan langsung dibawa ke Puskesmas Besuki," kata Kasatpolair Polres Situbondo AKP Lukman Hadi kepada detikcom.

Keterangan yang diperoleh detikcom menyebutkan, sejak Hor alias Suwali dinyatakan hilang pada Selasa (20/8), upaya pencarian terus dilakukan. Pencarian melibatkan tim SAR gabungan terdiri atas Satpolair Polres Situbondo, Basarnas Pos Jember, BPBD dan Tagana Situbondo, serta sejumlah pihak lain. Pencarian dilakukan dengan menggunakan dua perahu karet milik Basarnas dan BPBD Situbondo.

Hari kedua pencarian Rabu (21/8) kemarin sempat terkendala ombak besar dan angin kencang. Meski demikian, tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian hingga sore hari, namun tetap tidak membuahkan hasil. Tadi pagi, serombongan tim SAR gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian.


Kali ini penyisiran diarahkan ke timur dari lokasi korban diperkirakan hilang. Benar saja, di perairan laut Desa Demung, dari kejauhan tim SAR melihat ada sesuatu terapung di tengah laut. Saat didekati ternyata itu jasad korban Hor alias Suwali. Korban ditemukan terapung dengan posisi tengkurap. Seketika itu, jasad korban langsung dievakuasi ke atas perahu karet dan dibawa ke daratan.

"Sudah A-1 (valid) itu jasad korban nelayan yang hilang. Hanya, untuk memastikan penyebab kematiannya, tetap menunggu pemeriksaan medis," tandas Kasatpolair.

Sebelumnya, seorang nelayan Desa/Kecamatan Besuki hilang di laut. Sebelum dinyatakan hilang, nelayan bernama Pak Hor alias Suwali itu izin memindahkan perahu. Sebelum dinyatakan hilang, korban sempat pamit ke keluarganya. Korban pergi dari rumah pada Senin (19/8) malam.

Korban berencana memindahkan perahunya dari tengah laut ke tepian. Kala itu perahu berada di jarak 200 meter dari bibir pantai setempat. Namun hingga pagi tadi korban tak kunjung pulang.

Khawatir terjadi sesuatu, salah satu menantunya bernama Efendi (35) mendatangi lokasi. Betapa terkejutnya, karena saat itu hanya perahu dan pakaian korban yang ada di tepi pantai. Semua pakaian korban, mulai baju, celana pendek, sarung, hingga sandal, ditemukan berada dalam perahu. Sedangkan korban tidak ditemukan.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com