detikNews
Kamis 22 Agustus 2019, 09:29 WIB

Sakit Kronis, 3 Tersangka Muncikari Gadis Bandung Ditangguhkan Penahanannya

Ghazali Dasuqi - detikNews
Sakit Kronis, 3 Tersangka Muncikari Gadis Bandung Ditangguhkan Penahanannya Tersangka human trafficking gadis Bandung diperiksa. (Foto: Ghazali Dasuqi)
Situbondo - Tiga tersangka kasus human trafficking belasan gadis asal Bandung bisa sedikit bernapas lega. Pengajuan penangguhan penahanan ketiganya, yang juga muncikari, masing-masing pasutri berinisial S (54) dan SB (54) serta anak perempuannya berinisial N (33), dikabulkan polisi.

Bukan tanpa alasan, penahanan ketiga tersangka ditangguhkan karena pasutri itu sama-sama mengidap penyakit kronis.

"Penahanan ditangguhkan karena si suami dan istrinya itu sama-sama sakit kronis. Mereka mengidap penyakit paru-paru. Penahanan anaknya ikut ditangguhkan karena dia yang merawat," kata Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Masykur kepada detikcom, Kamis (22/8/2019).

Kepastian pasutri tersangka kasus human trafficking itu dikuatkan dengan rekam medis dari dokter. Tak mengherankan, selama menjalani penyidikan, pemeriksaan kedua tersangka tidak dilakukan di ruang penyidikan Unit PPA Satreskrim. Tetapi sengaja ditempatkan di ruang terbuka, yakni lapangan tenis indoor Polres Situbondo. Penyidik dan tersangka pun selalu menggunakan masker.


"Kami khawatir ada penularan, makanya pemeriksaan dilakukan di lapangan tenis indoor. Mereka butuh perawatan. Karena itu, penahanan ditangguhkan. Selain itu, keluarganya menjamin mereka tidak akan melarikan diri," tandas Masykur.

Meski demikian, proses penyidikan kasus human trafficking dipastikan terus berlanjut. Bahkan, papar Masykur, saat ini BAP (berita acara pemeriksaan) tiga tersangka sudah siap memasuki tahap satu. Pihaknya berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU) terkait kelengkapan berkas para tersangka.

"Penanganan kasusnya terus berlanjut. Berkasnya sudah tahap satu, kami masih berkoordinasi dengan JPU. Kalau ada kekurangan, akan segera kami lengkapi," pungkas perwira polisi kelahiran Bangil, Pasuruan, itu.

Sebanyak 12 gadis belia diduga PSK dan satu pria asal Bandung diamankan polisi Situbondo. Mereka dijaring dari sejumlah wisma dari eks lokalisasi pelacuran Gunung Sampan di Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo. Ironisnya, sebagian wanita yang diamankan itu masih tergolong anak di bawah umur. Usia mereka berkisar 14-20 tahun.


Polisi menetapkan tiga tersangka dalam kasus belasan gadis Bandung yang dijadikan PSK di Situbondo. Tiga tersangka itu adalah muncikari berinisial S (54) dan istrinya berinisial SB (54) serta anak perempuannya berinisial N (33). Ketiganya merupakan warga Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo.

Mereka akan dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 17 UU 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagagan Orang. Mereka diduga memiliki peran dalam mempekerjakan para korban secara komersial selama berada di eks lokalisasi Gunung Sampan, Desa Kotakan, Situbondo.



Tonton video Pembunuhan SPG di Bali Terkuak, Pelaku Gigolo Sakit Hati:

[Gambas:Video 20detik]


Sakit Kronis, Penahanan Tiga Tersangka Muncikari Gadis Bandung Ditangguhkan

(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com