detikNews
Rabu 21 Agustus 2019, 20:35 WIB

Cerita Norma Yunita, dari Petugas PMK Menjadi Anggota DPRD Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Cerita Norma Yunita, dari Petugas PMK Menjadi Anggota DPRD Surabaya Norma Yunita (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Nasib orang siapa yang tahu. Awalnya Norma Yunita adalah juru kemudi mobil pemadam kebakaran (damkar) Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Surabaya, kini ia menjadi anggota DPRD periode 2019-2024.

Menjadi wakil rakyat di parlemen sebenarnya tidak pernah ada di pikiran Norma. Namun jalan Tuhan berkendak lain melalui ibunya.

"Saya nggak terpikirkan dan dipikirkan memang ini jalan Tuhan dari ibu saya," kata Norma kepada detikcom di sela-sela gladi bersih pelantikan di DPRD Surabaya Jalan Yos Sudarso, Rabu (21/8/2019).

Norma menuturkan awalnya yang maju mencalonkan sebenarnya ibunya dari PDI Perjuangan. Tapi karena ada kendala di persyaratan administrasi, ia harus menggantikan posisi ibunya.

"Ibu itu kan orang partai ya memang beliau dapat tugas untuk dicalonkan maju menjadi caleg," tutur perempuan 35 tahun itu.

"Tapi saat itu ada kendala akhirnya, pimpinan memutuskan saya yang menggantikan. Kendalanya ada di persyaratan bagian administrasi," imbuh anak pertama dari pasangan Boedi Basuki dan Sumarni itu.


Norma saat jadi petugas PMKNorma saat jadi petugas PMK (Foto: Amir Baihaqi)


Karena harus menggantikan posisi ibunya, ia kemudian harus meninggalkan pekerjaannya di Dinas PMK Kota Surabaya yang telah digeluti selama 7 tahun terakhir.

"Saya di PMK sejak 2013 sebagai staf operasional dan juru mudi mobil damkar. Ya akhirnya mantap meninggalkan karena tugas partai menggantikan ibu yang mengharuskan resign dari pekerjaan lama," ujar perempuan yang masih lajang itu.

Pada pileg 2019 Norma tercatat berada di daerah pemilihan (dapil) 1 yang meliputi Kecamatan Tegalsari, Genteng, Gubeng, Simokerto, Bubutan dan Krembangan. Sejak saat itu ia mengaku rutin turun ke lapangan menyapa warga dan meraup 7.024 suara.

"Saya juga turun, blusukan ke lapangan bertemu warga. Karena jika kita dekat dengan warga kan kita dikenal orang-perorang," beber Norma.

Selama berkampanye, ungkap Norma, dirinya tidak banyak mengumbar janji manis seperti caleg pada umumnya. Ia hanya menyampaikan akan memberikan yang terbaik jika terpilih nanti.

"Saya tidak banyak memberikan janji tapi insyaallah akan memberikan yang terbaik bagi warga. Karena untuk awal ini saya belum bisa memberikan janji. Salah satu hal yang terbaik itu ya membantu dalam pendidikan, pekerjaan dan kesehatan," tandasnya.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com