detikNews
Selasa 20 Agustus 2019, 21:15 WIB

Jatim Akan Jalin Sister Province dengan Papua dan Papua Barat

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jatim Akan Jalin Sister Province dengan Papua dan Papua Barat Lenis Kogoya menyerahkan papeda kepada Khofifah (Foto: Deny Prastyo Utomo)
Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah menyampaikan hasil diskusi dengan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri kepada Lenis Kogoya, Staf Presiden untuk wilayah Papua. Dalam diskusinya Khofifah menyampaikan jika Pemrov Jatim akan menjalin sister province dengan Papua dan Papua Barat.

"Dari diskusi kami dengan Pak Plt Dirjen Otda, ada hal yang mungkin ingin kita gagas semacam sister provice. Selama ini teman-teman cukup friendly, cukup familiar dengan sister city. Lha ini sister province antara Jawa Timur dengan Papua, antara Jawa Timur dengan Papua Barat," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa(20/8/2019).

Khofifah menjelaskan pihaknya masih akan menelaah dengan Ditjen Otda Kemendagri terkait format apa yang sesuai terkait sister province. Salah satunya terkait peningkatan sumber daya manusia (SDM).


"Mungkin untuk peningkatan kualitas SDM sama-sama kita berikhtiar meningkatkan kualitas SDM kita. Kemudian muncul dari Pak Lenis untuk magang PNS misalnya, jadi PNS yang baru 80 persen. CPNS bisa magang disini sampai dua tiga tahun," ujar Khofifah.

"Beliau sampaikan kalau begitu bisa dilakukan tidak hanya di provinsi. Jadi bisa nanti sister city kabupaten mana dengan Jayapura, kabupaten mana dengan Manokwari dan seterusnya. Sehingga kalau ada sejumlah PNS atau CPNS yang akan magang, kita bisa berbagi di banyak kabupaten/kota termasuk di provinsi di dinas mana sesuai dengan SK CPNS mereka, termasuk vokasional training jadi banyak hal berkaitan dengan kualitas SDM," lanjut Khofifah.


Khofifah menegaskan Provinsi Jawa Timur ditunjuk oleh pusat untuk menjadi mentor dalam peningkatan SDM. Salah satunya dalam bidang kesehatan rumah sakit.

"Pemprov ini kan mendapat penugasan untuk menjadi semacam mentor untuk rumah sakit di Bali Nusra. Lah mungkin ini bisa menjadi untuk layanan kesehatan di Papua dan Papua Barat dan ini baru tahap pembahasan awal dan kami bersama plt Dirjen Otda," tandas Khofifah.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com