detikNews
Selasa 20 Agustus 2019, 19:12 WIB

KPU Surabaya Ajukan Penundaan Pelantikan Satu Anggota DPRD Terpilih

Amir Baihaqi - detikNews
KPU Surabaya Ajukan Penundaan Pelantikan Satu Anggota DPRD Terpilih KPU Surabaya/Foto file: Amir Baihaqi
Surabaya - KPU Surabaya mengajukan penundaan pelantikan salah seorang Anggota DPRD terpilih 2019-2024. Pasalnya, yang bersangkutan telah berstatus sebagai tersangka kasus Jasmas.

Ketua KPU Surabaya Nur Syamsi mengatakan, pihaknya saat ini masih mengurus dokumen penetapan tersangka di kejaksaan. Dokumen tersebut kemudian akan dikirim dan dilampirkan untuk disetujui penundaannya.

"Kita masih meminta dokumen penetapan tersangka ke institusi Kejari Surabaya maupun Kejari Tanjung Perak. Dokumen nanti dilampirkan dalam surat permohonan penundaan pelantikan ke Gubernur Jawa Timur untuk disetujui. Nanti keputusan tergantung sama pihak yang melantik (gubernur)," kata Syamsi saat dihubungi, Selasa (20/8/2019).


Syamsi menambahkan, jika permohonan dikabulkan, maka pelantikan pada tanggal 24 mendatang akan diikuti 49 Anggota DPRD terpilih saja. Syamsi berharap proses permohonan dokumen bisa rampung hari ini agar bisa langsung dikirim ke Gubernur Jatim.

"Sekarang masih proses permohonan dokumen ke aparat penegak hukum (Kejaksaan). Harapannya bisa selesai hari ini dan kemudian diteruskan ke gubernur, mengingat waktunya yang sudah mepet," tambah Syamsi.

Seperti informasi yang dihimpun, anggota DPRD yang pelantikannya diusulkan untuk ditunda yakni Ratih Retnowati. Caleg dari Partai Demokrat itu tersangkut kasus Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Surabaya, dari dana hibah Pemkot Surabaya tahun 2016.


Sebelumnya diberitakan, tiga Anggota DPRD Kota Surabaya yakni Ratih Retnowati, Dini Rinjanti dan Saiful Aidy ditetapkan sebagai tersangka kasus Jasmas. Peran mereka dalam kasus tersebut diduga sama dengan tiga tersangka yang telah ditahan.

"Hari ini Kejari Tanjung Perak menetapkan tiga tersangka dari perkara Jasmas. Yaitu yang bersangkutan adalah RR, yang kedua SA, yang ketiga DR. Yang bersangkutan pada hari ini tidak datang memenuhi panggilan kejaksaan karena alasan tertentu," kata Kasi Intek Kejari Tanjung Perak Lingga Nuarie kepada wartawan di Kejari Tanjung Perak, Senin (19/8).




Tonton Video Mendagri Ambil Alih Pelantikan Sekda Kaltim:

[Gambas:Video 20detik]


(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com