detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 17:45 WIB

Bermodus Sewa Baju Agustusan di Salon, Wanita Ini Curi 2 HP

Ghazali Dasuqi - detikNews
Bermodus Sewa Baju Agustusan di Salon, Wanita Ini Curi 2 HP Pencuri HP dan penadah (tengah)/Foto: Ghazali Dasuqi
Situbondo - Momentum Agustusan dimanfaatkan seorang wanita di Situbondo untuk melakukan pencurian. Ia mencuri dengan berpura-pura mencari sewaan baju karnaval Agustusan.

Wanita itu berinisial EMS (28). Aksi tak terpuji itu dilakukan di dua salon kecantikan di Situbondo yang menyediakan jasa sewa baju. Yakni Salon Olivia dan Cantique Salon. Keduanya beralamat di Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji.

Dari dua salon kecantikan tersebut, EMS menggasak dua buah smartphone merek Oppo dan Xiaomi. Namun belum lama menikmati hasil kejahatannya, pelaku ditangkap polisi di rumahnya, Kecamatan Mangaran.


Selain mengamankan EMS, Unit Resmob pimpinan Aipda I Wayan Parka juga mengamankan pria berinisial SB (31), warga Kecamatan Panji. Pria ini dijerat sebagai penadah, karena membeli HP curian dari tangan EMS. SB diamankan di sebuah tempat di jalan tembus Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan. Keduanya langsung digiring ke Mapolres Situbondo.

"Satu pelaku pencurian dan satunya penadah. Sekarang masih diperiksa untuk dikembangkan," kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Ipda H Nanang Priyambodo, Senin (19/8/2019).

Aksi pencurian dua smartphone itu terjadi saat siang bolong pada Kamis (15/8). Saat itu pelaku datang ke Cantique Salon dan Salon Olivia dengan berpura-pura mencari sewaan baju buat karnaval Agustusan anaknya. Tanpa curiga, pemilik dua salon itu mempersilakan masuk dan melihat-lihat baju yang disewakan.

Kesempatan ini dimanfaatkan pelaku melancarkan aksinya. Melihat ada HP di meja salon, pelaku pun langsung menggasaknya lalu pergi meninggalkan salon.


Dari Cantique Salon pelaku menggasak smartphone jenis Oppo A7 senilai Rp 2,9 juta. Kemudian dari Salon Olivia pelaku menggasak smartphone jenis Xiaomi tipe 4-A. Salah satu HP itu, oleh pelaku bahkan langsung dijual ke tangan SB senilai Rp 650 ribuan.

Sadar ponsel miliknya dicuri, pemilik dua salon yakni Yona Wahyu Lolita (31) dan Wita Nur Yulia Rini (40) segera lapor ke polisi. Polisi kemudian melacak keberadaan ponsel hingga diketahui EMS adalah pelakunya. Tanpa menunggu waktu, siang tadi polisi mengamankan pelaku di rumahnya.

Berikutnya, polisi juga mengamankan SB saat melakukan transaksi HP di tepi jalan Tembus Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan. Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita dua buah smartphone hasil curian.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com