detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 16:34 WIB

Walkot Malang Ingin Temui Gubernur Papua Jelaskan Isu Pemulangan Mahasiswa

Muhammad Aminudin - detikNews
Walkot Malang Ingin Temui Gubernur Papua Jelaskan Isu Pemulangan Mahasiswa Wali Kota Malang Sutiaji (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Pemerintah Kota Malang mengaku tak mengeluarkan keputusan untuk pemulangan atau pelarangan mahasiswa papua menimba ilmu di Malang. Keputusan itu ingin disampaikan langsung kepada Gubernur Papua Barat agar tidak terjadi kesalahpahaman.

"Kami belum bisa komunikasi langsung dengan Pak Gubernur Papua. Untuk bisa sampaikan secara langsung bahwa Pemkot Malang tidak ada keputusan pelarangan atau pemulangan mahasiswa Papua yang menimba ilmu di Malang," ungkap Wali Kota Malang (walkot) Sutiaji kepada wartawan di Balai Kota Malang Jalan Tugu, Senin (19/8/2019).

Sutiaji mengaku tak memiliki akses untuk menghubungi Gubernur Papua Barat secara langsung. Jika itu bisa dilakukan, maka dirinya akan secepat mungkin melakukannya.

"Jika ada yang menghubungkan. Akan saya telpon sekarang juga, untuk menjelaskan bahwa Kota Malang tak pernah mengeluarkan keputusan untuk memulangkan mahasiswa Papua. Sekaligus kami ingin sampaikan permintaan maaf atas insiden kecil yang terjadi beberapa hari lalu," tandas Sutiaji.


Sutiaji kembali menegaskan Pemkot Malang tidak pernah mengeluarkan statemen terkait itu. Karena menganggap Kota Malang adalah bagian dari Indonesia.

"Wawali kapasitasnya sebagai apa?, kami juga belum tahu. Apakah mengatasnamakan warga atau FKPPI," sambungnya.

Pihaknya menyatakan, Kota Malang terbuka bagi siapapun, baik itu warga negara Indonesia maupun warga negara asing, untuk menimba ilmu, berinvestasi maupun untuk bekerja.


"Kota Malang terbuka untuk siapapun, yang ingin belajar, berinvestasi atau bekerja. Visi kita adalah kota bermartabat, dan harus positif thingking kepada siapapun. Warga Papua disini, sudah banyak memberikan kontribusi mengangkat derajat Kota Malang. Mereka juga saudara satu bangsa yang wajib dinaungi," tutur Sutiaji.

Sebelumnya, Gubernur Papua Barat menyayangkan pernyataan Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, soal rencana pemulangan mahasiswa asal Papua, pasca insiden yang terjadi di Jalan Basuki Rahmad, Kota Malang, Kamis (15/8/2019).



Wiranto Instruksikan Pengusutan Tuntas Insiden di Papua & Jatim:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com