detikNews
Senin 19 Agustus 2019, 14:49 WIB

Penanganan Aparat Terhadap Mahasiswa Papua di Asrama Surabaya Disesalkan

Amir Baihaqi - detikNews
Penanganan Aparat Terhadap Mahasiswa Papua di Asrama Surabaya Disesalkan Mahasiswa Papua bertemu dengan Rektor Unitomo (Foto: Amir Baihaqi)
Surabaya - Puluhan mahasiswa Papua yang berkuliah di Universitas dr Soetomo (Unitomo) dikumpulkan oleh pihak rektorat. Mereka dikumpulkan untuk diberi penjelasan terkait pascainsiden di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan.

"Pertama saya prihatin dengan kejadian di Surabaya di mana ada asrama mahasiswa Papua diporak-porandakan, diserbu," kata Rektor Unitomo Bachrul Amiq kepada detikcom, Senin (19/8/2019).


"Nah di Unitomo ada 100 lebih mahasiswa Papua baik mahasiswa baru maupun senior. Saya ingin mereka datang dan saya sampaikan kami jamin bahwa kalian boleh kuliah dengan baik," tambah Amiq.

Menurut Amiq, tidak seharusnya asrama mahasiswa Papua diserang dan para mahasiswa mendapat perlakuan kekerasan serta rasis. Sebab, menurutnya warga non Papua di sana juga mendapat perlakuan baik.


"Kenapa saya harus lakukan ini karena pemerintah Papua kepada orang Jawa juga bersahabat. Mereka baik di sana. Kenapa kita harus ganggu mereka kalau ada persoalan-persoalan itu harus diselesaikan dengan baik," lanjut Amiq.

"Jangan menggunakan cara-cara seperti itu. Itu yang kami sesalkan, untuk itu kami kumpulkan (mahasiswa di Unitomo) ojok wedi ojok takut. Kalian adalah saudara kita dan diterima dengan baik di Unitomo," tandas Amiq.




Gubernur Papua Barat Minta Polisi Proses Pelaku Perusakan di Manokwari:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com