detikNews
Selasa 13 Agustus 2019, 18:39 WIB

Satpol PP Kota Malang Bantah Terlibat Penipuan CPNS Berbayar Rp 75 Juta

Muhammad Aminudin - detikNews
Satpol PP Kota Malang Bantah Terlibat Penipuan CPNS Berbayar Rp 75 Juta Kasatpol PP Kota Malang Priyadi (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Satpol PP Kota Malang membantah terlibat dalam penipuan CPNS yang dilakukan oknum pegawai Kecamatan Blimbing. Perkara itu sudah dilaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk dilakukan penindakan, karena pelaku berstatus aparatur sipil negara (ASN).

"Kami tegaskan bahwa Satpol PP tidak ada kaitannya dengan kasus itu. Bahkan kami menjadi korban dengan pencatutan nama organisasi," ujar Kasatpol PP Kota Malang Priyadi saat dimintai konfirmasi di kantornya, Selasa (13/8/2019).

Dengan berapi-api, Priyadi menegaskan surat pemanggilan terhadap korban untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan petugas Ketenteraman dan Ketertiban adalah palsu.


"Surat itu palsu, meski ada kop surat Satpol PP. Berikut juga tanda tangan saya, NIK-nya saja keliru," tutur mantan Camat Blimbing, ini.

Priyadi mengungkapkan, setelah mencuatnya kasus ini, pihaknya secara resmi telah menggali keterangan langsung kepada Camat Blimbing Muarib setelah mengetahui pelaku merupakan oknum petugas Trantib di Kecamatan Blimbing.

"Bagaimana penanganannya, kami serahkan ke BKD saja. Kami tidak mau mengurusi hal seperti itu. Tadi sudah saya tanyakan langsung ke Camat Blimbing, dan benar, pelaku memang anak buahnya," cetus Priyadi.

Priyadi mengaku mengenal Nanang Purwoaji (45), oknum petugas Trantib Kecamatan Blimbing, yang dituduh menipu pemuda berinisial KS (25), asal Pakisaji, Kabupaten Malang.


Kala itu Priyadi menjabat Camat Sukun dan Nanang merupakan salah satu anak buahnya. "Ya track record-nya kurang bagus sebagai pegawai, dan kemudian saya pindahkan ke Kecamatan Blimbing. Harapannya biar bisa berubah," keluh Priyadi.

Kasus ini semakin meyakinkan Priyadi bahwa Nanang adalah pegawai negeri yang sulit diubah perilakunya. "Berarti dia (Nanang) tetap saja tak berubah," sesalnya.




Tonton Video Caleg Gagal Diciduk Terkait Penipuan CPNS:

[Gambas:Video 20detik]


(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed