Polisi Lamongan Koordinasi Antar Lembaga Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Eko Sudjarwo - detikNews
Kamis, 08 Agu 2019 17:37 WIB
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - BMKG memperkirakan tahun ini musim kemarau lebih ekstrem dari tahun 2017. Hal inipun direspon serius Polres Lamongan dengan menggelar rapat koordinasi antar lembaga.

"Makanya kita harus cepat tanggap mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan karena Lamongan ini lahannya cukup luas. Ada banyak hutan-hutan produktif yang saat ini dikelola oleh swasta maupun pemerintah," kata Kapolres Lamongan, AKBP Feby DP Hutagalung kepada wartawan di Mapolres Lamongan, Kamis (8/8/2019).

Dia mengatakan, rapat koordinasi antar lembaga ini selain sebagai langkah preventif musim kemarau, juga menindaklanjuti instruksi pemerintah terkait tindak pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

"Institusi polri juga merupakan bagian dari Satgas kebakaran hutan dan lahan sehingga kami langsung mengambil sikap dengan menggelar rapat koordinasi antar lembaga lintas sektoral ini," terang kapolres.


Kapolres mengatakan pihaknya harus menginisiasi rapat koordinasi ini karena polri juga bagian dari satgas kebakaran hutan dan lahan. Pihaknya juga menyamakan visi, misi dan persepsi.

"Bagaimana nanti di lapangan bisa benar-benar diaplikasikan dengan efektif, karena pencegahan adalah yang utama sehingga kebakaran itu jangan sampai terjadi," tandasnya.

Kapolres mengungkapkan, yang harus diubah juga adalah pola pikir masyarakat yang selama ini tidak sadar jika kebakaran hutan bisa saja terjadi karena pembakaran. Kebakaran itu, terangnya, mungkin karena kelalaian dari masyarakat atau bahkan karena alam.

"Tapi kalau pembakaran ini memang sengaja, dan ini menjadi ranah kita untuk melakukan tindakan dan proses hukum," tegasnya saat di Gedung SKJ Polres Lamongan.

Sejumlah elemen masyarakat dan dinas terkait dari Pemkab Lamongan hadir dalam rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang digagas oleh Polres Lamongan ini. "Polres bersama pihak terkait mempunyai kewajiban yang harus diupayakan, agar di Lamongan tidak sampai terjadi," pungkasnya.



Tonton Video Kebakaran Lahan di Pelalawan: 11 Hari Dipadamkan, Api Masih Membara:

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)