Teror Penggedor Pintu Misterius di Banyuwangi Berlanjut, Pelaku Lebih Nekat

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 27 Jul 2019 08:15 WIB
Warga bersama polisi dan TNI berjaga (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Teror penggedor pintu misterius terus berlanjut di dua kelurahan, Lateng dan Kampungmandar, Kota Banyuwangi. Satu rumah kembali digedor orang misterius. Warga melihat ada dua orang berpakaian putih dan merah menggedor rumah warga.

Kejadian itu terjadi di rumah Farid, warga Lateng. Dua orang laki-laki misterius kembali beraksi di kawasan tersebut, sekira pukul 18.30 WIB, Jumat (26/7/2019). Aksi tersebut terbilang lebih nekat karena dilakukan saat hari belum mulai malam benar. Biasanya pelaku beraksi sekitar pukul 22.00 WIB hingga 03.00 WIB.

"Kejadian setelah Magrib mau Isya. Farid teriak jika rumahnya digedor. Ada dua orang. Satu orang pakai baju putih satu lagi pakai baju hitam," ujar Ali, warga Lateng kepada detikcom, Sabtu (27/7/2019).

Sementara sosok pelaku yang diduga melakukan aksi teror tersebut, kata Ali, berbadan kurus dan tinggi. "Tinggi dan kurus badannya," tambahnya.


Ali bercerita kedua pelaku berlari menuju Utara. Bahkan salah satu pelaku yang berbau putih sempat menabrak orang. Sementara satu pelaku yang mengenakan baju hitam naik ke atap rumah dan kabur.

"Sempat nabrak orang. Satu lagi naik ke genteng dan hilang," tambahnya.

Warga menduga pelaku sengaja mengacaukan kententraman dua kelurahan tersebut. Masyarakat mengaku geram atas kejadian tersebut. Bahkan warga dari kedua kelurahan tersebut sempat saling tuduh atas Aksi teror itu.

"Kita sempat saling tuduh. Tapi karena kita merasa menjadi korban teror akhirnya kita sepakat untuk bersama menggelar patroli keamanan di dua kelurahan ini," pungkasnya.


Satu minggu ini warga Banyuwangi dibuat resah dan kaget. Sebab, pintu rumah warga di dua kelurahan, digedor-gedor orang misterius. Dua kelurahan itu yakni Kelurahan Lateng dan Kelurahan Kampungmandar, Kecamatan Kota Banyuwangi.

Penggedor pintu misterius itu melakukukan aksinya berulang tiap pukul 22.00 wib hingga 03.00 WIB. Total penghuni 20 rumah yang digedor itu pun tak bisa istirahat dengan tenang. (iwd/iwd)