detikNews
Rabu 24 Juli 2019, 11:58 WIB

Tembok Pemkab Bojonegoro Jadi Sasaran Vandalisme, Iseng atau Protes?

Ainur Rofiq - detikNews
Tembok Pemkab Bojonegoro Jadi Sasaran Vandalisme, Iseng atau Protes? Aksi vandalisme di tembok taman Pemkab Bojonegoro/Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Tembok Pemkab Bojonegoro jadi sasaran vandalisme. Apakah kata-kata tidak seronok itu merupakan bentuk protes terhadap pemkab atau sekadar ulah tangan iseng?

Seperti pantauan detikcom di lokasi, ada empat titik aksi vandalisme di gedung pemkab yang baru beberapa tahun ditempati itu. Kata dan kalimat tidak seronok itu ditulis menggunakan cat semprot warna hitam. Seperti di tembok taman dan dua sisi tempok kantor.

Beberapa kalimat dalam aksi vandalisme itu seperti A****g Berdasi, Pemerintah K****l, DPRD K****l dan Kembalikan Uang Kami.


Tulisan-tulisan itu membuat warga kota yang beraktivitas di pagi hari kaget dan heran. Coretan dalam dinding itu mudah terbaca karena berukuran cukup besar dan berada di timur alun-alun kota.

Aksi vandalisme di Gedung Pemkab Bojonegoro/Aksi vandalisme di Gedung Pemkab Bojonegoro/ Foto: Ainur Rofiq

"Kaget saja mas tadi pas baca. Tulisannya nggak bagus kalau dibaca," ucap salah satu warga di sekitar alun-alun, Joni kepada detikcom, Rabu (24/7/2019).

Pemkab Bojonegoro membenarkan adanya coretan di beberapa dinding dan pot taman. Namun kini sudah dilakukan pembersihan dengan dilakukan pengecatan kembali.


"Sudah kita ketahui kejadian tersebut, kini tembok dinding kantor itu sudah dilakukan pengecatan," kata Kabag Humas Pemkab Bojonegoro Masirin saat dihubungi detikcom.

Aksi vandalisme di Gedung Pemkab Bojonegoro/Aksi vandalisme di Gedung Pemkab Bojonegoro/Foto: Ainur Rofiq

Tak hanya di gedung pemkab, aksi vandalisme juga terjadi di tembok kantor salah satu bank swasta, Jalan Untung Suropati, Bojonegoro. Dalam tembok itu terdapat tulisan Hancurkan Bank, Sialan, Ambil Kembali Uangmu, K****l.

Hingga saat ini belum diketahui apakah aksi vandalisme ini hanya sekadar iseng belaka atau upaya protes terhadap kebijakan Pemkab dan DPRD Bojonegoro. Pihak humas masih melakukan penyelidikan dengan melibatkan polisi.
(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com