detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 15:53 WIB

Nelayan Probolinggo - Prigi Diimbau Waspada Gelombang Tinggi

M Rofiq - detikNews
Nelayan Probolinggo - Prigi Diimbau Waspada Gelombang Tinggi Foto: M Rofiq
Probolinggo - Kantor Kesayhbandaran dan Otoritas Pelabuhan Klas IV Probolinggo, mengimbau nelayan kapal besar maupun kecil, agar berhati-hati saat berlayar.

Dari rilis BMKG per tanggal 23 Juli 2019, kondisi tinggi gelombang di Laut Jawa berada di kisaran 1,25 - 2,50 meter atau waspada.

Kepala KSOP Klas IV Probolinggo, Subuh mengatakan untuk kondisi gelombang tinggi di perairan laut utara Probolinggo, berada di kisaran 0,5 hingga 1,5 meter. Pihaknya telah memberikan imbauan kepada para nelayan serta nakhoda kapal penyeberangan antar pulau.

Namun, menurut Subuh, untuk aktivitas kapal penyeberangan antar pulau masih diperbolehkan berlayar. Dan kapal besar atau tujuan perjalanan jauh, akan disesuaikan dengan kondisi cuaca.

"Sejauh ini perairan laut utara Probolinggo masih normal, hanya saja KSOP akan terus melakukan pemantauan seiring perkembangan kondisi cuaca dan gelombang terbaru," jelas Subuh saat dihubungi, Selasa (23/7/2019).


Sekadar informasi, jumlah nelayan di Probolinggo sekitar 4 ribu orang. Meliputi 1.410 nelayan kapal kecil dan 400 nelayan kapal besar.

Imbauan itu tak hanya berlaku bagi nelayan laut utara Jawa. Akan tetapi, juga diberikan terhadap nelayan di laut selatan Jawa atau Perairan laut Prigi Trenggalek, yang memiliki sekitar 200 kapal nelayan.

Untuk nelayan setempat, Subuh mengimbau agar kapal yang berada di bawah 7 GT, tidak terlalu jauh berlayar. Di samping itu, Subuh meminta agar nelayan dan masyarakat sekitar tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG.

"Saya minta masyarakat tidak mudah percaya, dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Tetap ikuti informasi resmi dari BMKG, utamanya soal isu potensi gempa Megathrus di selatan Jawa," jelasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com