detikNews
Selasa 23 Juli 2019, 15:45 WIB

Anak Jual Kue Sambil Gendong Adik Ngaku Ditinggal Mati Ayah, Ini Ceritanya

Amir Baihaqi - detikNews
Anak Jual Kue Sambil Gendong Adik Ngaku Ditinggal Mati Ayah, Ini Ceritanya Sandra bersama ibu dan kedua adiknya/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Sandra Yuni Kartika, anak yang berjualan kue di Surabaya yang viral di media sosial mengatakan ayahnya sudah meninggal. Namun menurut sang ibu, ayahnya masih ada bahkan tinggal bersama. Lantas, apa yang membuat Sandra mengatakan demikian?

Saat ditemui detikcom di rumahnya, ibu kandung Sandra, Rusdiana menyampaikan jika ayah kandung sang penjual kue bernama Nurul. Sehari-hari Nurul bekerja sebagai sopir angkot.

"Ayahnya sopir angkot. Tapi nggak mau ngurusin seperti biaya sekolah anak-anak, bayar kos, nggak mau ngurusin apa-apa. Tapi tetap tinggal bersama," kata Rusdiana saat berbincang-bincang dengan detikcom, Selasa (23/7/2019).

Menurut Rusdiana, karena keterbatasan ekonomi ditambah tidak mendapat perhatian dari ayahnya, ia pun merelakan anak-anaknya membantu berjualan kue. Uang hasil berjualan kue dikumpulkan Sandra untuk membayar sekolah dan uang jajan dirinya bersama adik-adiknya.


"Dia jualan kan buat bayar sekolah sendiri. Terus untuk uang jajannya juga. Nggak pernah minta saya apalagi dari ayahnya yang sudah nggak ngurusin dan lepas tangan," beber Rusdiana.

Rusdiana menuturkan, sejak bayi Sandra dititipkan kepada pamannya yang ada di desa. Namun saat menginjak usia 13 tahun ia mengambilnya dan mengasuhnya sendiri.

"Waktu kecil kan nggak ikut saya. Diadopsi sama orang pakdhe saya yang ada di Badas, Kediri. Lah terus yang momong putri saya sudah nggak ada. Terus saya ambil lagi ke Surabaya karena budhe saya kan sakit-sakitan," ujarnya.

Itu kenapa saat ditanya ayahnya, ia mengaku sudah meninggal. Karena memang sejak bayi ia diasuh oleh pamannya yang dianggap seperti ayahnya sendiri.


"Dulu pas saya ambil saja saya dipanggil Mbak. Karena memang sejak bayi sudah ikut pamannya," tutur Rusdiana.

Meski sudah mengetahui Nurul sebagai ayah kandungnya, terang Rusdiana, Sandra tidak pernah menganggapnya sebagai ayah. Hal karena ayahnya hampir tidak pernah memperdulikannya bahkan tak jarang terkadang sering main tangan kepadanya.

"Ya Sandra juga nggak perduli. Sering juga ngamuk dan main pukul sama anak-anak. Itu kenapa anak-anak jadi benci sama ayahnya. Saya juga malas kalau bicara soal suami saya," terang Rusdiana.

Rusdiana menuturkan, dirinya sendiri mulai merantau dan bekerja di Surabaya sejak lulus SMP. Dari situ kemudian ia mengenal Nurul dan menikah dengan Nurul yang asli Rungkut.

Dari pernikahan dengan Nurul, Rusdiana dikaruniai 4 orang anak. Yakni Sandra Yuni Kartika (15), Riski Putra Sanjaya (12), Satria Budi Santoso (7) dan Sekar Maya sari (5).
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com