detikNews
Senin 22 Juli 2019, 20:13 WIB

Kasus Pembakaran Mobil dengan Bom Molotov di Jombang Diolah TKP

Enggran Eko Budianto - detikNews
Kasus Pembakaran Mobil dengan Bom Molotov di Jombang Diolah TKP Olah TKP kasus pembakaran mobil di Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Polda Jatim membantu penyelidikan kasus pembakaran mobil warga di Jombang. Subdit Jatanras bersama Tim Labfor Cabang Surabaya turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

Olah TKP digelar di rumah korban Sulaiman (54), warga Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Peterongan, Jombang. Proses olah TKP dimpin Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela.

Tim Labfor Cabang Surabaya yang berjumlah 5 orang memeriksa beberapa objek di rumah korban. Mulai dari mobil Honda Mobilio nopol S 1396 YA milik Sulaiman yang dilempar bom molotov, pagar rumah korban, hingga botol bekas bom molotov yang dilempar pelaku.


"Pertama kami pastikan dulu seperti apa kejadiannya, siapa saksi-saksinya untuk memperjelas seperti apa peristiwanya," kata Leonard kepada wartawan di lokasi olah TKP, Senin (22/7/2019).

Hasil dari olah TKP, kata Leonard, pihaknya mengamankan sejumlah benda dari lokasi pembakaran mobil milik Sulaiman. "Bahan yang kami temukan akan diuji, terbuat dari apa, sumber apinya dari apa," terangnya.

Selanjutnya, tambah Leonard, pihaknya akan menyelidiki pelaku pembakaran dan motifnya. "Motifnya yang kami cari, salah satu bahan penyelidikan kami ya itu," terangnya.


Mobil milik Sulaiman yang diparkir di halaman rumahnya dibakar orang tak dikenal pada Minggu (21/7) sekitar pukul 02.10 WIB. Adik korban Slamet Riyanto (48) menyebut pelakunya merupakan dua orang pria.

Salah seorang pelaku melemparkan bom molotov ke arah mobil milik Sulaiman dari luar pagar rumah korban. Menurut Slamet, ada 3 bom molotov yang dilemparkan pelaku. Dua bom molotov menggunakan botol kaca. Satu lainnya menggunakan botol air mineral.

"Ada tiga bom molotov yang dilemparkan pelaku, satu pakai botol air mineral. Satunya botol UC (botol vitamin C), satunya lagi botol beling," kata Slamet.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com