detikNews
Minggu 21 Juli 2019, 11:45 WIB

Mobil Warga Jombang Dibakar Orang Tak Dikenal dengan Bom Molotov

Enggran Eko Budianto - detikNews
Mobil Warga Jombang Dibakar Orang Tak Dikenal dengan Bom Molotov Mobil yang jadi korban pembakaran/Foto: Istimewa
Jombang - Sebuah mobil milik warga dibakar orang tak dikenal. Dua orang pelaku melakukan pembakaran dengan melemparkan bom molotov yang dikemas botol air mineral.

Mobil yang menjadi target pembakaran milik Sulaiman (54), warga Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Peterongan. Mobil Honda Mobilio warna putih dengan nopol S 1396 YA itu diparkir di halaman rumahnya.

Kapolsek Peterongan AKP Sugianto mengatakan, pelaku berjumlah dua orang. Salah seorang pelaku masuk ke halaman rumah Sulaiman dengan memanjat pagar depan sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara pelaku lainnya menunggu di sebelah utara rumah korban sembari menunggangi sepeda motor.

"Pelaku melemparkan bom molotov ke mobil korban, saat itu korban melihat sehingga pelaku kabur," kata Sugianto kepada wartawan, Minggu (21/7/2019).


Dia menjelaskan, korban sempat melihat pelaku menyulut bom molotov yang dikemas dengan botol air mineral. Molotov dibakar pelaku bersama dengan sebuah kardus berisi sampah yang ada di lokasi. Botol berisi bensin dan kardus lantas dilempar pelaku ke mobil korban.

Melihat mobilnya dibakar, Sulaiman sempat berusaha mengejar pelaku. Sehingga korban melihat pelaku berjumlah dua orang kabur ke arah utara atau ke arah Kecamatan Sumobito, Jombang.

Semburan api dari bom molotov mengakibatkan ban dan selebor depan mobil korban terbakar. Sebagian bodi mobil tepat di atas ban depan sebelah kiri juga tampak hangus.


"Karena pelaku kabur, korban menyelamatkan mobilnya yang terbakar," terang Sugianto.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga meminta keterangan dari para saksi yang melihat kejadian tersebut. Petugas menemukan sebuah botol air mineral berisi bensin yang terbakar sebagian di lokasi kejadian.

Sugianto belum bisa memastikan aksi pembakaran ini bentuk teror atau karena pelaku sakit hati dengan korban. "Korban tidak mengenali pelakunya. Sedang kami selidiki," pungkasnya.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com