detikNews
Minggu 21 Juli 2019, 11:18 WIB

17 Relawan Ini Ngonthel Kebangsaan dari Bojonegoro ke Istana Negara

Ainur Rofiq - detikNews
17 Relawan Ini Ngonthel Kebangsaan dari Bojonegoro ke Istana Negara Relawan Ngonthel Kebangsaan mulai perjalanan/Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Sebanyak 17 relawan dari berbagai kota di Jatim melakukan Ngonthel Kebangsaan. Mereka berangkat ke Istana Negara untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

Dengan menggunakan berbagai macam sepeda angin, mereka berharap bisa tiba di Jakarta tujuh hari berselang. Dari Bojonegoro mereka akan melewati Blora, Juwono, Jepara, Pati, Demak, Kudus, Semarang, Kendal Pekalongan dan Tegal. Kemudian Cirebon, Indramayu, Pamanukan, Bekasi dan menuju Istana Negara.

Dalam perjalanannya nanti, para relawan juga akan membagikan pamflet cendera mata petisi kebangsaan kepada beberapa bupati. Atau kepada pejabat lainnya yang dilalui rombongan itu.


Para relawan ngonthel kebangsaan ingin menyampaikan pelurusan sejarah. Yakni tentang 17 Agustus 1945 sebahai Hari Kemerdekaan Indonesia dan 18 Agustus 1945 merupakan hari berdirinya Negara Republik Indonesia.

"Kita dari warga negera Indonesia ingin menyampaikan sebenar-benarnya sejarah bangsa dan berdirinya Negara Republik Indonesia. Sesuai dengan petunjuk dan amanah Kiai Muchtar Mukti dan para tokoh agama lainnya yang tergabung dalam Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia," kata salah satu Peserta Nanang kepada detikcom, Minggu (21/7/2019).

Sesuai rencana, 17 relawan yang Ngonthel Kebangsaan secara resmi diberangkatkan dari Bojonegoro. Keberangkatan mereka dilepas langsung Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli.


"Kegiatan ini mungkin tidak pernah terpikir kita semua. Tetapi ternyata ada sekelompok anak bangsa yang memikirkan hingga sedetail ini," kata Ary.

"Hal kecil tapi besar maknanya. Mudah-mudahan ini mendapat perhatian dan ridho Allah SWT. Semoga para relawan Ngonthel Kebangsaan ini diberi kekuatan, semangat cinta Tanah Air," imbuh Ary.

Bojonegoro dipilih karena memiliki filosofi Bojone Negoro ( istrinya negara). Setelah dilepas secara resmi, para relawan langsung menggowes sepeda mereka menuju arah Cepu Jateng.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com