detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 13:03 WIB

Stiker Jalur Belakang di Universitas Brawijaya Disebar Sindikat Calo?

Muhammad Aminudin - detikNews
Stiker Jalur Belakang di Universitas Brawijaya Disebar Sindikat Calo? Stiker 'jalur belakang' yang beredar di Universitas Brawijaya/Foto: Istimewa
Malang - Penyebaran stiker yang menawarkan jalur belakang untuk masuk Universitas Brawijaya (UB) diduga dilakukan oleh sindikat percaloan. Polisi masih melakukan penyelidikan mengenai dugaan tersebut.

"Masih kita selidiki terkait jaringan dari pria yang diamankan. Apakah mereka bekerja secara berkelompok, bagaimana modus operasinya, dan mengungkap masyarakat yang menjadi korbannya," kata Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat dihubungi detikcom, Rabu (17/7/2019).

Komang menjelaskan, penyebar stiker jalur belakang yang diamankan satpam Kampus UB berinisial MA (23). Ia merupakan mahasiswa PTS di Surabaya asal Lamongan.


Kepada pihak kepolisian, MA mengaku diminta seseorang untuk menyebarkan stiker tersebut. Stiker yang menawarkan jalur belakang kepada calon mahasiswa agar bisa masuk UB via jalur mandiri.

"Pria yang diamankan satpam dalam pemeriksaan mengaku diperintah seseorang untuk membagikan stiker. Siapa orang itu? Masih kita selidiki," imbuh Komang.

Usai diperiksa, polisi melepas MA karena tidak ada bukti telah melakukan pelanggaran pidana. Hingga saat ini polisi baru mengantongi barang bukti stiker 'jalur belakang' tersebut. Namun belum ada korban yang merasa dirugikan oleh pelaku.


"Setelah 1x24 jam, kami melepas yang bersangkutan dan dikenakan wajib lapor. Karena belum bisa ditemukan korban dalam perbuatan pelaku," terang Komang.

Di lain pihak, UB memastikan jalur belakang yang ditawarkan dalam stiker adalah hoaks. Kampus akan memberikan sanksi tegas kepada siapapun yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Itu tidak benar alias hoaks. Tidak pernah ada tawaran lolos lewat belakang. Semua harus dilakukan melalui tes, berupa seleksi yang sudah ditentukan," kata Kepala Bagian Humas Universitas Brawijaya Kotok Guritno.

Simak Video "Barang Impor Ilegal Miliaran Rupiah di Surabaya Dimusnahkan"
[Gambas:Video 20detik]

(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com