detikNews
Rabu 17 Juli 2019, 12:25 WIB

Di Tengah Hawa Dingin Pintu Langit, Tiga Seniman Besar Ini Bacakan Puisi

Suki Nurhalim - detikNews
Di Tengah Hawa Dingin Pintu Langit, Tiga Seniman Besar Ini Bacakan Puisi KH Mustofa Bisri (Gus Mus)/Foto: Istimewa
Pasuruan - Tiga seniman menggelar kolaborasi puisi di Kawasan Wisata Halal Ngopibareng di Pintu Langit, Prigen, Pasuruan. Mereka yakni KH Mustofa Bisri (Gus Mus), Sutardji C Bachri dan KH Zawawi Imron.

Dengan mengusung tajuk Puisi dari Pintu Langit, tiga seniman membacakan puisi di tengah hawa dingin kawasan Tretes.

Acara Puisi dari Pintu Langit terbilang istimewa. Itu karena diselingi dengan Ludrukan bareng Cak Tawar, Agus Kuprit dan kawan-kawan.

Ribuan warga antusias menyimak puisi, sajak maupun lawakan dari para seniman yang hadir. Acara tersebut dimulai dengan penampilan Zawawi Imron yang membacakan puisi-puisi cintanya.


"Siapa yang mampu tersenyum di awal malam akan tersenyum sepanjang malam," kata Zawawi membuka rangkaian kata-kata indahnya, Selasa (16/7) malam.

Zawawi lantas membacakan puisi tentang si miskin dan puisi tentang ibu. "Kalau aku ikut ujian dan ditanya tentang pahlawan. Namamu ibu yang kusebut paling dahulu," imbuh Zawawi.

Sedangkan Sutardji, selain membaca puisi ia juga menyanyi dan membacakan sajak. Salah satu puisi yang dia baca adalah "Laila Seribu Purnama" yang terinspirasi dari momentum malam Lailatul Qodar.


Acara Puisi dari Pintu Langit malam tadi ditutup puisi Gus Mus. Menurut Gus Mus, acara yang digelar di Ngopibareng sangat istimewa. Apalagi lokasinya berada di kawasan wisata halal.

"Selamat Gus Ipul yang menciptakan wisata halal. Ini sangat istimewa," kata Gus Mus.

Sementara itu, penggagas acara Puisi dari Pintu Langit, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap kehadiran tiga seniman besar itu bisa menginspirasi semua yang hadir. Menurutnya, wisata halal itu didesain agar mampu memberikan wahana yang bisa digunakan oleh berbagai kalangan.

"Karena halal itu artinya bisa digunakan oleh siapapun dengan desain dan proses yang halal," pungkas Gus Ipul.

Simak Video "Barang Impor Ilegal Miliaran Rupiah di Surabaya Dimusnahkan"
[Gambas:Video 20detik]

(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com