detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 16:19 WIB

Kejutan Kaki Palsu yang Kagetkan Seorang Penjahit di Bojonegoro

Ainur Rofiq - detikNews
Kejutan Kaki Palsu yang Kagetkan Seorang Penjahit di Bojonegoro Pengukuran kaki palsu untuk Nyoto (Foto: Ainur Rofiq)
Bojonegoro - Nyoto kaget saat rumahnya didatangi polisi. Namun kekagetan itu menjadi senyum ceria saat dia tahu bahwa polisi datang untuk tujuan baik.

Penjahit tersebut cukup kaget saat polisi memberitahukan padanya bahwa dia akan mendapatkan sebuah kaki palsu. Ya, pria 51 tahun ini selama bertahun-tahun tak mempunyai kaki setelah mengalami kecelakaan.

Nyoto yang tinggal di Jalan Sawunggaling, Kelurahan Ngrowo, Bojonegoro itu adalah penumpang MPU yang mengalami kecelakaan pada tahun 1999. Kecelakaan itu membuat kaki kiri Nyoto harus diamputasi.


"Alhamdulillah pengukuran kaki palsu oleh tim telah selesai dilaksanakan, insyaallah sepekan lagi kaki palsu untuk korban laka lantas ini bisa digunakan untuk membantu aktivitasnya," ujar Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli kepada detikcom, Kamis (27/6/2019).

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Aristianto yang datang bersama pembuat kaki palsu mengatakan calon penerima bantuan kaki palsu tersebut merupakan salah satu korban kecelakaan. Kakinya tinggal sebelah kanan dan selama bertahun-tahun menggunakan bantuan alat jalan egrang atau kruk.

Bersama pembuat kaki palsu, yang juga seorang disabilitas yang setiap hari menggunakan kursi roda bernama Martono, pengukuran kaki palsu untuk Nyoto sudah dilakukan. Untuk sebuah kaki palsu ini diperkirakan menghabiskan dana sekitar Rp 6 juta.


"Bahannya dari campuran kayu dan beberapa bahan lainnya, kalau harga kaki palsunya sekitar Rp 6 jutaan. Yang terpenting kita bisa membantu pada sesama," ucap Aristianto.

Ditambahkan Aristianto, kegiatan ini merupakan kejutan yang bisa memberikan semangat bagi korban kecelakaan untuk bisa beraktivitas sesuai layaknya orang lainnya. Kegiatan ini juga merupakan bakti sosial menjelang Hari Bhayangkara ke-73.

"Jangan lupa, sebenarnya penting bagi semua masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas agar tidak terjadi dampak yang fatal bagi diri sendiri serta orang lain," pungkas Aristianto.

Simak Video "Komisi I DPR: Belum Ada Rencana Revisi UU ITE"
[Gambas:Video 20detik]

(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed