detikNews
Rabu 26 Juni 2019, 18:43 WIB

Dinkes Sidoarjo Belum Teliti Dampak Tahu yang Dibakar Sampah Kertas Impor

Suparno - detikNews
Dinkes Sidoarjo Belum Teliti Dampak Tahu yang Dibakar Sampah Kertas Impor Foto: Suparno
Sidoarjo - Digunakannya sampah kertas impor oleh pengrajin tahu di Sidoarjo dinilai berdampak terhadap lingkungan. Sejauh mana berbahayanya sampah kertas impor tersebut?

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman, sampah kertas impor yang dominan plastik tersebut sangat menggaggu kesehatan. Sifat sampah itu adalah polutan.

"Kalau menurut logika, begitu dibakar maka terjadi penumpukan karbon-karbon dan ada logam-logam berat yang terbang ke udara. Kalau itu tingkat polutan tinggi dan terserap oleh paru-paru itu yang bahaya," kata Syaf saat dihubungi detikcom, Rabu (26/6/2019).


Syaf mengatakan untuk sementara yang diketahui hal itu berdampak adalah hanya dari tingkat polutan yang membahayakan kesehatan manusia. Seperti pada saat manusia itu sedang merokok, apalagi asapnya hitam pekat.

"Kalau dari hasil produksinya yakni tahu kemungkinan tidak ada pengaruh, meskipun begitu kami akan menurunkan tim untuk melakukan pengecekan di lokasi," tambah Syaf.


Syaf menjelaskan sampai saat ini pihak Dinkes Sidoarjo belum mendapatkan laporan dari masyarakat. Yang mengonsumsi tahu tersebut belum ada keluhan yang mengalami keracunan dan diare setelah mengonsumsi tahu.

"Yang jelas belum ada laporan keluhan masyarakat terkait konsumsi tahu. Selain itu menunggu hasil penelitian dari tim Dinkes yang akan turun ke lokasi," tandas Syaf.

Simak Video "Status Hukum Akun Penghina Jokowi Ditentukan 1x24 Jam"
[Gambas:Video 20detik]

(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed