detikNews
Rabu 26 Juni 2019, 16:13 WIB

Ini Perbedaan Peternak dan Pedagang Saat Harga Ayam Anjlok

Erliana Riady - detikNews
Ini Perbedaan Peternak dan Pedagang Saat Harga Ayam Anjlok Daging ayam di Pasar Templek, Kota Blitar/Foto: Erliana Riady
Blitar - Kegalauan yang dirasakan peternak ayam di Blitar tidak dialami para pedagang di pasar basah. Bahkan, mereka meraup untung banyak di saat para peternak menjerit karena harga ayam anjlok.

Para pedagang meraup untung Rp 12 ribu/kg. Seperti pengakuan Narmi, salah satu pedagang ayam di Pasar Templek, Kota Blitar.

Hari ini, ia membeli ayam hidup Rp 9.500/kg. Ayam-ayam tersebut kemudian dipotong sendiri. Dipisahkan antara badan, kepala, ceker dan jeroan.


"Dari hidup terus kita potong itu. Satu ekor ayam susutnya bisa sampai setengah kilogram. Hari ini saya jualan per kilogramnya Rp 22 ribu. Kalau di rata-rata, untungnya sekitar Rp 12 ribu/kg," kata Narmi pada detikcom, Rabu (26/6/2019).

Menurut Narmi, kalau ia mau mengambil langsung dari peternak, sebenarnya bisa untung lebih banyak. Karena rata-rata harga ayam di tingkat peternak anjlok hingga Rp 8 ribu/kg. Namun ia memilih mengambil dari bakul, karena sudah dipercaya memberikan ayam kualitas pilihan.

"Kalau biasanya, dari bakul itu sekitar Rp 14-15 ribu/kg. Dihitung sama susut kena potong, paling kami cuma dapat untung sekitar Rp 5 ribu/kg," imbuhnya.


Sedikit berbeda dengan Narmi, pedagang lainnya Erwin mengambil ayam dari bakul yang sudah mendapat harga Rp 11 ribu/kg. Kemudian ia menjual dengan harga bervariasi. Antara Rp 20 ribu sampai Rp 22 ribu/. Ia mengakui, keuntungannya naik hampir tiga kali lipat sejak 10 hari terakhir.

"Ndak mesti Mbak, sebelumnya dapat untung sedikit tapi peternak ayam yang untung banyak. Hari ini gantian kami yang dapat untung lebih, peternaknya yang gak untung," ujarnya sambil tertawa.

Meski fluktuasi harga ayam terjadi di pasar basah, tingkat konsumsi masyarakat di Blitar tidak berubah. Dari lima pedagang ayam di Pasar Templek Kota Blitar, rata-rata bisa menjual ayam sampai 80 kg/hari.

"Kemarin sama hari ini saja agak sepi. Katanya di luaran banyak ayam obralan itu apa. Biasanya jam 11 dagangan saya sudah habis. Ini sampai jam segini masih banyak yang belum terjual," pungkas salah satu pedagang lainnya, Yayuk.



Tonton video Penyiksaan Ayam di Peternakan Australia Terekam Kamera:

[Gambas:Video 20detik]


(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed