detikNews
Selasa 25 Juni 2019, 19:56 WIB

Puluhan SMPN di Tulungagung Buka PPDB Gelombang II untuk Penuhi Pagu

Adhar Muttaqin - detikNews
Puluhan SMPN di Tulungagung Buka PPDB Gelombang II untuk Penuhi Pagu SMPN 2 Rejotangan/Foto: Adhar Muttaqin
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Tulungagung - Puluhan SMP Negeri di Tulungagung membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang II. Itu dilakukan karena pada penerimaan tahap awal tidak mampu memenuhi jumlah pagu yang tersedia.

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Tulungagung Haryo Dewanto mengatakan, pembukaan PPDB tahap dua dilakukan sejak Senin (24/6) kemarin. Dari data di Disdikpora terdapat 28 sekolah yang belum memenuhi pagu.

"Kemarin itu ada 28 sekolah yang kekurangan siswa dan melakukan PPDB tahap dua. Update hari ini ada dua SMP yang sudah terpenuhi yakni SMPN 5 Tulungagung dan SMPN 2 Sumbergempol. Sehingga masih 26 SMP yang belum terpenuhi pagunya," kata Hariyo Dewanto, Selasa (25/6/2019).


Sekolah yang telah terpenuhi pagunya akan menghentikan PPDB tahap dua. Sedangkan yang belum terpenuhi masih diperbolehkan untuk melanjutkan pendaftaran.

Hal ini sengaja dilakukan untuk menampung para siswa yang sebelumnya belum mendapatkan sekolah. Sekaligus mendukung pelaksanaan wajib belajar 12 tahun.

Dari data di situs resmi PPDB SMP Tulungagung ppdb.tulungagung.net, jumlah sekolah yang paling rendah peminatnya yakni SMPN 2 Rejotangan. Dari pagu 128 siswa, SMP tersebut hanya mendapatkan lima orang siswa. Sedangkan pada PPDB tahap dua sama sekali belum mendapatkan tambahan siswa.


Kepala SMPN 2 Rejotangan Sri Wahyuni mengaku telah berupaya maksimal untuk mendapatkan siswa baru. Mulai dari berkeliling ke SD sekitar, berkomunikasi dengan tokoh pemerintahan desa hingga kunjungan langsung ke rumah calon siswa. Namun kenyataannya sekolahnya masih kesulitan untuk mendapatkan murid baru.

"Biasanya kami berharap limpahan dari SMP Negeri sekitar yang kelebihan siswa. Tapi sekarang tidak ada, karena pendaftaran sekarang menggunakan sistem zonasi bukan nilai. Sehingga asalkan dekat sekolah meskipun tidak memiliki nilai bagus tetap bisa diterima," pungkas Sri.
(sun/bdh)
FOKUS BERITA: Ruwet PPDB Zonasi
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed