detikNews
Senin 24 Juni 2019, 14:35 WIB

Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 17,3 M ke Singapura Digagalkan

Suparno - detikNews
Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 17,3 M ke Singapura Digagalkan Petugas terkait merilis penggagalan baby lobster ke Singapura (Foto: Suparno)
Sidoarjo - Penyelundupan baby lobster ke Singapura senilai Rp 17,3 miliar digagalkan. Penyelundupan itu dilakukan melalui Bandara Juanda.

Adalah Bea Cukai Juanda, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Surabaya I, serta satgas Lanudal yang menggagalkan upaya penyelndupan itu. Dua pelaku diamankan berinisial DI dan RI.

Dua pelaku tersebut merupakan penumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA854 dengan rute Surabaya ke Singapura. Petugas mengamankan pelaku dan barang bukti di gate keberangkatan Terminal 2 Bandara Juanda.


"Setelah mendapatkan informasi dari intelijen bahwa akan ada penyelundupan baby lobster. Kami bersama petugas gabungan langsung melakukan pendalaman terhadap dua penumpang tersebut," kata kepala Kantor Bea dan Cukai KPPBC Tipe Madya Pabean Juanda Budi Harjanto kepada wartawan di kantor Bea dan Cukai, Senin (24/6/2019).

Dari kedua pelaku, kata Budi, diamankan 113.300 ekor baby lonster yang di perkiraan senilai Rp 17,3 miliar. Baby lobster ini dikemas ke dalam plastik, kemudian di masukan ke empat koper.

"Baby lobster yang dibawa oleh dua pelaku ini dikemas dalam plastik, kemudian dimasukkan ke empat koper," tambah Budi.


Budi menjelaskan ada dua jenis benih lobster yang dibawa kedua pelaku. Pertama adalah mutiara (Panulirus versicolor) sebanyak 6.905 ekor dan lobster pasir (Panulirus homarus) sebanyak 106.395 ekor.

"Atas kejadian eksportasi illegal baby lobster tersebut dilakukan penindakan, penelitian dan penyelidikan lebih lanjut," tandas Budi.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed