detikNews
Senin 24 Juni 2019, 14:14 WIB

Kejari Periksa 2 Oknum Pemkab Jember Soal Penyelewengan Dana Rehab Pasar

Yakub Mulyono - detikNews
Kejari Periksa 2 Oknum Pemkab Jember Soal Penyelewengan Dana Rehab Pasar Kantor Kejari Jember/Foto: Yakub Mulyono
Jember - Kejari Jember memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan penyelewengan anggaran rehabilitasi sejumlah pasar. Itu dilakukan pascapenggeledahan ruangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Jember,

Berdasarkan informasi dari Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kajari) Jember Agus Budiarto, ada dua oknum PNS yang saat ini sedang diperiksa sebagai saksi.

"Ada 2 orang yang kita mintai keterangan hari ini. Mereka terkait PPK (Pejabat Pembuatan Komitmen) dan PPTK (Pejabat Pembuat Teknis Komitmen)," kata Agus saat dikonfirmasi, Senin (24/6/2019).

Dua saksi tersebut, kata Agus, untuk dimintai keterangan informasi lebih lanjut. "Pertimbangan kami untuk awal informasi atau keterangan lebih lanjut oleh penyidik, makanya kami utamakan dua orang ini," ungkapnya.


"Keduanya oknum PNS dan saat ini sedang proses (pemeriksaan)," sambungnya.

Dari pantauan, sejumlah pejabat di Pemkab Jember tampak hadir ke kantor kejari. Ada mantan Kepala Dinas Disperindag Anas Ma'ruf, Kepala Bakesbangpol Bambang Hariyono, Asisten I Bagian Pemerintahan M. Djamil, Kepala Dinas Koperasi Dedi Nur Ahmadi, Kepala Dinas Perhubungan Hadi Mulyono, bersama dengan Stafnya Slamet, dan mantan Kabid Perdagangan Disperindag Jember Agoes Nur Ahmadi. Selain itu, juga tampak anggota DPRD Jember Sukarso.

"Tapi tidak ada kaitannya (dengan proses pemeriksaan)," kata Agus.

Terkait apakah nantinya akan ada penetapan tersangka, lanjut Agus, akan disampaikan selanjutnya.


"Pemeriksaan ini terkait lanjutan penggeledahan kemarin yang saya sampaikan. Kita masih teliti. Ada beberapa pasar yang mungkin tidak bisa kita tindak lanjuti kita hentikan, tapi jika ada indikasi penyimpangan, akan kita tindak lanjuti," tegasnya.

Apakah dimungkinkan ada pemeriksaan saksi lain? "Pasti ada saksi lain, dan masih berkembang," jawabnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed