detikNews
Kamis 20 Juni 2019, 16:40 WIB

Kemarau di Lamongan, 79 Desa di 16 Kecamatan Rawan Krisi Air

Eko Sudjarwo - detikNews
Kemarau di Lamongan, 79 Desa di 16 Kecamatan Rawan Krisi Air Warga mengambil air bersih dari tangki air/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - 16 Kecamatan di 79 desa di Lamongan rawan terjadi krisis air bersih. Belasan kecamatan ini menjadi perhatian pemerintah karena kerap kekeringan seperti pengalaman tahun lalu.

Kepala BPBD Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan BPBD tetap melakukan survei terutama di titik-titik embung yang ada di wilayah kekeringan. Di 16 kecamatan ini, lanjut Yuhronur, ada sebanyak 79 desa dinilai rawan krisis air.

"Kecamatan-kecamatan tersebut di antaranya adalah Kecamatan Lamongan, Tikung, Sugio, Mantup, Kembangbahu, Sukodadi, Sarirejo, Modo, Bluluk, Sukorame, Kedungpring, Sambeng, Glagah, Babat, Brondong dan Karangbinangun," terang Yuhronur kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis (20/6/2019).

Yuhronur menyebut, kekeringan kritis terjadi jika jarak pengambilan air di atas 3 KM. Pihaknya sudah mengimbau para kades agar tanggap mengajukan permintaan pengiriman air bersih jika sudah dibutuhkan.


"BPBD siaga 24 nonstop dengan 4 unit armada tangki untuk menyuplai air jika ada permintaan dari warga melalui kades dan camat. Air yang dikirim ke warga adalah air bersih dan gratis," katanya.

Dalam sepekan ini, jelas dia, BPBD mulai melakukan droping air ke tiga desa di Lamongan. Yakni, Desa Sambangan, Bulumargi dan Sumberagung yang kesemuanya berada di Kecamatan Babat.

"Kami sudah menyiapkan tim yang siap untuk mengirim bantuan droping air bersih," tambahnya.



Tonton video Musim Hujan, Ratusan Hektare Sawah di Subang Kekeringan:

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed