detikNews
Minggu 16 Juni 2019, 17:01 WIB

Halalbihalal Nelayan Banyuwangi Diwujudkan Dalam Lomba Perahu Layar

Ardian Fanani - detikNews
Halalbihalal Nelayan Banyuwangi Diwujudkan Dalam Lomba Perahu Layar Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Puluhan nelayan Pantai Waru Doyong, Kelurahan Bulusan, Banyuwangi mengikuti lomba balap perahu layar Jawa-Bali. Ajang tahunan ini merupakan ajang silaturahmi halalbihalal para nelayan yang ada di pesisir pantai yang ada di Selat Bali.

Diikuti oleh 95 perahu dari Jawa dan Bali, ajang ini berlangsung meriah. Masing-masing perahu kayu yang dilengkapi layar yang lebar berpacu mengikuti angin. Start dari Pantai Waru Doyong hingga Pantai Gilimanuk, Bali, kemudian kembali finish ke tempat semula.

"Butuh waktu cuma 20 menit pulang pergi dari Jawa ke Bali. Anginnya juga kencang," ujar Agus, salah satu nelayan Gilimanuk, Minggu (16/6/2019).

Tantangannya pun banyak. Selain mengendalikan perahu dengan angin yang kencang, pengemudi perahu harus bisa menaklukkan tinggi gelombang dan ombak.


"Angin yang kencang membuat gelombang tinggi. Kalau tidak bisa mengendalikan angin bisa patah layar. Tadi ada dua perahu yang patah tiang layarnya," pungkasnya.

Ajang ini merupakan kegiatan yang digelar oleh Pokmaswas Selat Bali Asri dan Satpolairud Polres Banyuwangi. Selain memperingati halalbihalal, ajang ini juga dalam rangka memperingati HUT ke-73 Bhayangkara.

"Ini ajang kami menjalin silaturahmi dan bermaaf-maafan saat lebaran. Kami melakukan dengan cara kami yakni lomba perahu layar," ujar Sudjarno, Ketua Pokmaswas Selat Bali Asri, Kelurahan Bulusan, Banyuwangi.

Sudjarno mengaku, minat masyarakat nelayan di sekitar Selat Bali untuk mengikuti ajang ini sangat banyak. Hingga terpaksa dirinya menolak beberapa nelayan untuk ikut serta dalam ajang ini.

"Selain spek perahu yang tidak sesuai. Ajang ini sudah banyak yang ikut. Dengan sangat terpaksa pendaftaran kami tutup," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud), AKP Subandi mengapresiasi langkah kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) yang ikut memeriahkan HUT ke-73 Bhayangkara sekaligus ajang silaturahmi dan halal bihalal antar nelayan dengan menggelar lomba balap perahu layar di selat Bali.


"Memang sudah sering digelar, tapi pada lomba kali ini lebih meriah," ujar Subandi.

Dalam lomba balap perahu layar kali ini, lanjut Subandi, diikuti oleh 95 peserta masing-masing berasal dari nelayan Banyuwangi, Bali, dan Madura. Hadirnya nelayan dari berbagai daerah tersebut juga tidak dilewatkan oleh Satpolairud Banyuwangi untuk memberikan wawasan keselamatan dalam berkait. Salah satunya yakni dengan mengenakan life jacket saat berlayar.

"Semua peserta wajib mengenakan life jacket demi keselamatan jika terjadi sesuatu di tengah lautan saat berlayar ," jelasnya.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed