detikNews
Minggu 16 Juni 2019, 08:55 WIB

Olahraga Bareng, Forkopimda Jatim Ajak Masyarakat Tolak Kerusuhan

Hilda Meilisa - detikNews
Olahraga Bareng, Forkopimda Jatim Ajak Masyarakat Tolak Kerusuhan Forpimda Jatim menyerukan kepada warga untuk menolak kerusuhan (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Surabaya - Suasana Car Free Day di Surabaya semarak dengan hadirnya beberapa tokoh Forkopimda Jatim. Para tokoh ini berbaur dengan masyarakat yang berolahraga dan mencari udara segar di hari minggu.

Terlihat Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetija hadir. Mereka mengajak masyarakat yang hadir untuk menolak kerusuhan.

Pasalnya, usai pagelaran Pilpres 2019 ini beberapa kerusuhan sempat terjadi di Jakarta hingga Jawa Timur. Untuk itu, para Forkopimda berkomitmen jika kejadian kerusuhan di Jatim, seperti pembakaran Polsek Tambelangan Sampang, Madura merupakan yang terakhir terjadi.

"Dalam rangka menyongsong HUT Bhayangkara, kami mengadakan kegiatan gerak jalan santai dan dalam rangka menghadapi isu yang berkembang dimana masyarakat Jatim jaga Surabaya untuk Indonesia damai bersama-sama," kata Luki di sela acara di depan monumen Polri di Surabaya, Minggu (16/6/2019).

Di kesempatan yang sama, Luki berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergabung dan berkomitmen menolak kerusuhan. Luki menambahkan kegiatan ini juga serentak dilakukan di seluruh wilayah di Jawa Timur.



Foto: Hilda Meilisa Rinanda


"Ini dilakukan serentak di seluruh kabupaten hari ini, bersama TNI, Polri dan pejabat-pejabat, stake holder yang lain. Saya berterimakasih kepada Gubernur Jawa Timur yang mendukung dan memerintahkan seluruh jajaran baik sinergitas yang selama ini terjaga, kita menghidupkan masyarakat Jatim, kita menolak kerusuhan untuk Indonesia damai," imbuh Luki.

Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengatakan pihaknya belajar dari beberapa konflik di negara lain. Jika dibiarkan dan tidak ditolak, maka konflik tersebut akan keluar. Untuk itu, Khofifah berkomitmen mengajak menolak seluruh bentuk kerusuhan.

"Saya rasa kita banyak belajar bagaimana sebetulnya konflik berkepanjangan antara lain berawal dari kerusuhan yang mengalami pembiaran, meluaslah menjadi konflik sosial, politik, masyarakat dan pengalaman itu nyata di depan mata bagaimana kemudian proses itu membenturkan di antara elemen-elemen strategis di banyak negara," ungkap Khofifah.

"Belajar dari pengalaman konflik sosial di banyak negara itu, mari kita jaga Indonesia, mari kita jaga kerukunan, dan juga persatuan. Menjaga persatuan kita tidak bersetuju dengan adanya kerusuhan. Dari sekecil apapun, saya minta kita semua saling mencoba melakukan langkah-langkah preventif," pungkasnya.

Sementara itu, usai melakukan senam bersama, para Forkopimda Jatim bersama Kajati Jatim Sunarta hingga Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho melepaskan balon dan merpati sebagai simbol perdamaian.
(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed